BANJAR, RADARTASIK.ID – Warga Dusun Sukamulya RT 03 RW 01 Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar kesulitan air bersih setiap musim kemarau tiba.
Salah seorang warga Ilah (45) mengatakan, setiap musim kemarau pasti di wilayahnya kesulitan air bersih. Sebab sumber mata air seperti sumur mulai mengering.
“Kalau musim kemarau seperti ini, warga di sini ambil air bersih di bak penampung air dan itu hanya cukup untuk sehari saja karena banyak yang membutuhkan,” ucapnya, Selasa 4 Agustus 2026.
Baca Juga:Dorong Jalan Pamegatan-Singajaya Garut Masuk Status Jalan ProvinsiKawasan Pasar Baru Garut Akan Direnovasi, PKL Dipindahkan Sementara
Air bersih dari bak penampung biasa digunakan untuk memasak. Sementara untuk mencuci dan mandi biasanya pergi ke Sungai Ciseel.
Warga terpaksa menggunakan air sungai karena kebutuhan air bersih banyak. Sementara bak penampung hanya cukup sedikit.
Kepala Desa Sukamukti Budi Haryono membenarkan warganya di Dusun Sukamulya mengalami kesulitan air bersih setiap datang musim kemarau.
“Warga kami sangat membutuhkan air bersih, dan juga bak penampungan airnya. Kita sudah usulkan untuk penambahan bak penampungnya,” ujarnya.
Lanjut dia, warga juga memanfaatkan air Sungai Ciseel untuk mandi dan mencuci pakaian karena keterbatasan air bersih.
Penggunaan air sungai selama ini aman dan tidak ada kendala apapun.
“Alhamdulillah, beberapa tahun ini sudah aman warga yang memanfaatkan air sungai, karena pabriknya sudah ditutup, kejadiannya itu sudah lama,” katanya. (Anto Sugiarto)
