Gudang Rongsok Mobil di Sambong PLN Kota Tasikmalaya Terbakar

Gudang rongsok kebakaran
Api menyala di gudang rongsok sambong PLN tepat di dekat gardu PLN Sambongjata Kota Tasikmalaya (Permana/radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Kebakaran hebat melanda sebuah gudang barang bekas atau rongsok di Jalan Sambongjaya, Kelurahan Sambongjaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Selasa (4/8/2026) sore.

Api yang diduga dipicu korsleting listrik dengan cepat melahap tumpukan material mudah terbakar hingga membuat proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.45 WIB. Gudang milik Saepul Kamal tersebut diketahui menyimpan berbagai barang bekas seperti plastik, kardus, besi, logam hingga onderdil kendaraan. Selain itu, terdapat kendaraan operasional yang ikut terdampak saat api mengamuk.

Baca Juga:Prabowo, KDM (Part 3): Kebutuhan Masyarakat akan Pemimpin yang Terlihat Bekerja!Prabowo, KDM (Part 2): Dari Politik Kekuasaan Menuju Politik Kehadiran

Berdasarkan keterangan saksi Peri, kobaran api pertama kali terlihat dari bagian belakang gudang. Dalam hitungan menit, si jago merah membesar dan melahap seluruh bangunan beserta isinya.

“Saya melihat api sudah berkobar tinggi dari dalam gudang, lalu cepat membesar dan membakar seluruh bangunan,” ujar kepada wartawan.

Sementara saksi Farhan Hidayatulloh mengaku menjadi orang terakhir yang meninggalkan gudang sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu kondisi gudang sudah dikunci dan digembok.

Informasi awal yang dihimpun aparat mengarah pada dugaan arus pendek listrik. Namun penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Pamapta II Polres Tasikmalaya Kota Ipda Rivanto Jaki SH MH mengatakan, pihaknya menerima laporan menjelang waktu Magrib dan langsung menerjunkan personel gabungan ke lokasi.

“Untuk penyebab pastinya saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Informasi awal dari saksi mengarah pada dugaan korsleting listrik di gudang rongsok tersebut,” tuturnya.

Menurut Rivanto, sebanyak 20 personel gabungan dari Polres Tasikmalaya Kota dan Polsek Mangkubumi diterjunkan untuk mengamankan lokasi, melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), serta membantu proses evakuasi.

Baca Juga:Prabowo, KDM, dan Politik Sandi Yudha (Part 1)Jalan Satset Karaoke!

Polisi juga segera berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik demi menghindari risiko yang lebih besar.

“Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat. Area langsung kami sterilkan agar tidak ada warga yang mendekati lokasi karena dikhawatirkan terjadi hal-hal yang membahayakan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Budi Martanova menjelaskan proses pemadaman melibatkan lebih dari 30 personel gabungan dengan dukungan tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan tiga kendaraan water supply.

0 Komentar