KURDA Baru Terserap 73 Pelaku Usaha, Pemkab Tasikmalaya Kejar Target 7.000 Penerima Pinjaman Tanpa Bunga

Asep Sopari Al Ayubi
Asep Sopari Al Ayubi, Wakil Bupati Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Program Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) tanpa bunga yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya masih minim peminat. Hingga awal Agustus 2026, baru 73 pelaku usaha yang memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut, atau sekitar satu persen dari target 7.000 penerima.

Program yang dikelola Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UMKM dan Indag) itu disiapkan untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha sekaligus mendorong peningkatan pendapatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, mengakui realisasi penyaluran KURDA masih jauh dari target. Karena itu, pemerintah terus mengajak masyarakat yang memiliki usaha produktif agar memanfaatkan fasilitas pinjaman tanpa bunga tersebut.

Baca Juga:Deru Mesin Merawat Silaturahmi, Hamida Motor Community Indonesia Persiapkan Touring ke LampungLangkah Berani Asep Muslim: Tolak Baju Adat Baru, Dorong Efisiensi Anggaran DPRD Tasikmalaya

“Program Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat salah satunya melalui dukungan terhadap dunia usaha. Usahanya bisa UMKM, kerajinan, industri kecil, pertanian, perikanan, perdagangan, dan sektor usaha lainnya,” ujarnya.

Menurut Asep, pemerintah berupaya menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif dengan menghadirkan pembiayaan yang tidak membebani pelaku usaha. Seluruh bunga pinjaman ditanggung pemerintah daerah, termasuk biaya administrasi dan asuransi.

“Melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Indag memiliki program pinjaman tanpa bunga. Semua biaya bunganya ditanggung pemerintah, termasuk biaya administrasi dan asuransinya juga ditanggung pemerintah.”

Ia menjelaskan, masyarakat cukup mengajukan pinjaman ke bank milik pemerintah daerah yang telah ditunjuk sebagai penyalur KURDA. Saat ini terdapat dua bank penyalur, yakni Bank Artha Sukapura dan Bank Artha Galunggung.

Menurut Asep, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui mekanisme pengajuan KURDA. Padahal seluruh prosedur telah disiapkan agar mudah diakses.

“Silakan masyarakat datang langsung ke BPR yang ditunjuk. Tidak perlu bingung lagi KURDA harus ke mana. Datang saja ke Bank Artha Sukapura atau Bank Artha Galunggung,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga berencana menambah bank penyalur pada tahun depan karena anggaran subsidi bunga telah disiapkan.

Baca Juga:Ulama dan Ormas Islam Datangi DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Ajukan Naskah Akademik Raperda Ketahanan KeluargaDisdikbud Kabupaten Tasikmalaya Sebut Pembangunan Kelas Baru SDN Kubangsari Taraju Belum Masuk Rencana

Berdasarkan data pemerintah daerah, hingga saat ini penerima KURDA melalui Bank Artha Galunggung baru mencapai 25 pelaku usaha, sedangkan melalui Bank Artha Sukapura sebanyak 48 pelaku usaha. Dengan demikian total penerima baru sebanyak 73 pelaku usaha.

0 Komentar