KURDA Baru Terserap 73 Pelaku Usaha, Pemkab Tasikmalaya Kejar Target 7.000 Penerima Pinjaman Tanpa Bunga

Asep Sopari Al Ayubi
Asep Sopari Al Ayubi, Wakil Bupati Tasikmalaya
0 Komentar

“Padahal target kita 7.000 pengusaha. Baru 73 orang, baru sekitar satu persen. Artinya peluangnya masih sangat besar untuk dimanfaatkan masyarakat,” ucapnya.

Selain menyediakan pembiayaan, Pemkab Tasikmalaya juga memberikan pendampingan administrasi bagi calon peminjam. Di setiap kecamatan telah tersedia operator yang membantu masyarakat melengkapi persyaratan perizinan maupun administrasi usaha.

Asep mengatakan, masyarakat yang belum memiliki legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Halal, maupun izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), akan didampingi hingga seluruh persyaratan terpenuhi.

Baca Juga:Deru Mesin Merawat Silaturahmi, Hamida Motor Community Indonesia Persiapkan Touring ke LampungLangkah Berani Asep Muslim: Tolak Baju Adat Baru, Dorong Efisiensi Anggaran DPRD Tasikmalaya

“Silakan datang ke Dinas Koperasi, UMKM dan Indag ataupun ke PLUT. Pelayanan dibuka setiap hari kerja, Senin sampai Jumat. Di sana masyarakat akan dibantu sampai prosesnya selesai,” jelasnya.

Menurut Asep, KURDA tanpa bunga menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui kemudahan akses permodalan. Program tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya pelaku usaha baru, memperkuat usaha yang sudah berjalan, sekaligus membuka lapangan pekerjaan.

Ia optimistis target 7.000 penerima masih dapat dicapai apabila masyarakat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah.

“Mudah-mudahan program ini segera disambut masyarakat. Kesempatannya masih sangat terbuka karena dari target 7.000 pelaku usaha, baru 73 yang memanfaatkan.

“Artinya masih banyak peluang bagi masyarakat untuk memperoleh fasilitas pinjaman tanpa bunga ini,”pungkasnya. (obi)

0 Komentar