TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Piala Soeratin PSSI Kota Tasikmalaya 2026 resmi berakhir, Minggu sore (2/8/2026).
Di balik lahirnya para juara dan pemain terbaik, terselip satu kenyataan yang masih menjadi pekerjaan rumah, yakni batalnya Kota Tasikmalaya menjadi tuan rumah putaran tingkat Jawa Barat akibat kondisi Stadion Dadaha yang dinilai belum layak.
Ketua PSSI Kota Tasikmalaya H Wahid secara resmi menutup kompetisi kelompok usia U-13 dan U-15 tersebut.
Baca Juga:Pemilik Nama Asep Serbu Dadaha! Minta Sekretariat, Pemkot Tasikmalaya Terkendala Status AsetPemkot Tasikmalaya Percepat Penataan Kawasan Dadaha
Ia mengucapkan selamat kepada seluruh juara sekaligus meminta wakil Kota Tasikmalaya mampu mengulang bahkan melampaui prestasi musim lalu.
“Alhamdulillah Piala Soeratin 2026 telah selesai. Selamat kepada para juara. Mudah-mudahan Galuh Putra, SIO Foundation dan DK Private bisa membawa nama harum Kota Tasikmalaya di tingkat Jawa Barat,” ujarnya kepada Radar.
Menurut Wahid, kategori U-13 mengirimkan dua tim finalis ke putaran tingkat Jawa Barat, yakni Galuh Putra sebagai juara dan SIO Foundation sebagai runner-up.
Sementara kategori U-15 hanya DK Private yang berhak menjadi wakil Kota Tasikmalaya setelah keluar sebagai juara.
Ia mengakui, PSSI Kota Tasikmalaya sebenarnya telah mengusulkan agar putaran tingkat Jawa Barat digelar di Stadion Dadaha. Bahkan usulan tersebut telah mendapat lampu hijau dari PSSI Jawa Barat.
Namun harapan tersebut harus kandas karena kondisi stadion dinilai belum memenuhi kelayakan penyelenggaraan kompetisi tingkat provinsi.
“Awalnya kami ingin tingkat Jawa Barat dilaksanakan di Stadion Dadaha. Dari PSSI Jawa Barat juga sudah mempersilakan Kota Tasikmalaya menjadi tuan rumah. Tetapi melihat kondisi stadion seperti sekarang, tentu tidak memungkinkan,” terangnya.
Baca Juga:Viman Benahi Dadaha Tasikmalaya Jelang 17 Agustus! Jogging Track Ditertibkan, Penerangan DitambahMojang Jajaka Kabupaten Tasikmalaya Dorong Budaya Daur Ulang Sampah, Edukasi Siswa Dimulai dari Sekolah
Meski demikian, Wahid berharap renovasi Stadion Dadaha dapat segera terealisasi sehingga Kota Tasikmalaya kembali dipercaya menjadi tuan rumah berbagai agenda sepak bola bergengsi.
Di sisi lain, ia menilai kualitas pemain muda Kota Tasikmalaya terus menunjukkan perkembangan setiap tahun.
Optimisme itu muncul setelah musim lalu wakil Kota Tasikmalaya mampu menjadi runner-up Piala Soeratin Jawa Barat kategori U-15.
“Tahun kemarin kita menjadi juara kedua tingkat Jawa Barat. Mudah-mudahan tahun ini hasilnya bisa lebih baik lagi,” harapnya.
