RADARTASIK.ID – Lazio masih menghadapi situasi yang tidak mudah pada bursa transfer musim panas 2026.
Keterbatasan finansial membuat Biancocelesti belum bisa bergerak seagresif rival-rivalnya di Serie A.
Meski demikian, direktur olahraga Angelo Fabiani tetap berupaya memenuhi kebutuhan pelatih baru Gennaro Gattuso agar tim mampu tampil lebih kompetitif pada musim 2026/2027.
Baca Juga:Bursa Transfer Inter Milan: Nerazzurri Korbankan Frattesi Demi Curtis Jones31 Juli 2000: Lazio Beli Hernan Crespo Rp220 Miliar, Scudetto Malah Jatuh ke Pangkuan AS Roma
Sejauh ini Lazio telah memprioritaskan perbaikan di lini pertahanan. Kehilangan Mario Gila yang hengkang pada bursa transfer musim panas membuat klub ibu kota Italia itu harus segera mencari penggantinya.
Beberapa nama telah masuk dalam daftar incaran. Untuk sektor bek kiri, Lazio membidik Pedraza, sementara Becker dari Schalke 04 juga menjadi alternatif.
Di jantung pertahanan, klub terus berusaha mendatangkan Danilho Doekhi sebagai tambahan kekuatan.
Namun pekerjaan Lazio belum selesai. Setelah gagal mendapatkan Markmann dari Nordsjaelland, perhatian kini beralih kepada bek Dinamo Zagreb, Sergi Dominguez, yang dinilai memiliki karakter permainan sesuai dengan kebutuhan Gattuso.
Perubahan juga terjadi di posisi penjaga gawang. Christos Mandas kini diproyeksikan menjadi pilihan utama setelah mengambil alih posisi Ivan Provedel, sementara Motta disiapkan sebagai pelapis.
Selain memperkuat lini belakang, Lazio juga berupaya meningkatkan produktivitas lini depan yang menjadi salah satu kelemahan terbesar musim lalu.
Beberapa nama masuk dalam radar klub, di antaranya Kennedy dari Fluminense, Roberto Piccoli, hingga Armando Broja.
Baca Juga:Carnevali Kebut Transfer Kolo Muani dan Alajbegovic, Lini Serang Juventus Bakal Lebih Mematikan Siapa Konstantinos Koulierakis? Calon Pemain Baru AS Roma yang Jago Duel Udara
Dalam beberapa hari terakhir, daftar tersebut semakin bertambah dengan munculnya nama Petar Ratkov Ivanovic, Andrea Pinamonti dari Sassuolo, serta striker AC Milan Santiago Gimenez.
Nama terakhir menjadi perhatian khusus. Namun peluang mendapatkan penyerang asal Meksiko itu tidak mudah karena AC Milan lebih mengutamakan penjualan permanen dengan nilai di atas 20 juta euro atau sekitar Rp400 miliar, sedangkan Lazio lebih menginginkan skema peminjaman.
Dalam konferensi pers pertamanya sebagai pelatih Lazio, Gennaro Gattuso mengaku bangga dipercaya menangani Biancocelesti.
Meski menyadari tantangan besar yang menantinya, mantan pelatih AC Milan itu menegaskan siap bekerja keras membangun kembali kekuatan tim.
“Saya bangga berada di sini. Perasaan ini luar biasa. Saya tahu saya harus mengenakan helm dan bekerja keras. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan dan kami semua menyadarinya. Saat ini saya tidak bisa berbuat banyak terhadap persoalan lain. Target saya adalah membentuk tim yang menghormati sejarah besar Lazio,” ujar Gattuso seperti dikutip Gazzetta.it.
