Bursa Transfer Inter Milan: Nerazzurri Korbankan Frattesi Demi Curtis Jones

Curtis Jones
Curtis Jones  Foto: Tangkapan layar Instagram@curtisjones 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Bursa transfer musim panas Eropa kini memasuki fase paling krusial.

Dengan jendela transfer yang baru akan ditutup pada 1 September, klub-klub besar mulai bergerak lebih agresif untuk menyempurnakan skuad mereka sebelum kompetisi memasuki jadwal padat.

Inter Milan menjadi salah satu tim yang diprediksi masih sangat aktif di pasar transfer.

Baca Juga:31 Juli 2000: Lazio Beli Hernan Crespo Rp220 Miliar, Scudetto Malah Jatuh ke Pangkuan AS Roma Carnevali Kebut Transfer Kolo Muani dan Alajbegovic, Lini Serang Juventus Bakal Lebih Mematikan 

Setelah sukses mendatangkan bek veteran John Stones secara gratis dari Manchester City, Nerazzurri kini mulai mengalihkan fokus ke beberapa sektor lain yang dinilai masih membutuhkan tambahan amunisi.

Pelatih Cristian Chivu sebelumnya menegaskan saat tur pramusim di Hong Kong bahwa kedatangan Stones belum menutup aktivitas transfer Inter.

Ia masih menginginkan beberapa pemain baru agar skuadnya benar-benar siap bersaing di Serie A, Liga Champions, dan Coppa Italia musim ini.

Stones diproyeksikan menjadi penerus Francesco Acerbi dan Stefan de Vrij yang telah memasuki penghujung karier.

Pengalaman panjang bek asal Inggris itu di level tertinggi diharapkan mampu memperkokoh lini belakang Inter.

Namun, pekerjaan manajemen yang dipimpin Giuseppe Marotta dan Piero Ausilio belum selesai.

Salah satu prioritas utama adalah mencari pengganti Denzel Dumfries di sektor sayap kanan.

Baca Juga:Siapa Konstantinos Koulierakis? Calon Pemain Baru AS Roma yang Jago Duel UdaraUEFA Nyatakan Perang dengan FIFA: 55 Negara Eropa Ancam Boikot Piala Dunia

Meski selama pramusim Chivu beberapa kali mencoba Diouf di posisi tersebut, Inter tetap menginginkan pemain yang lebih siap menjadi andalan.

Nama bek Tottenham Hotspur, Djed Spence, terus menjadi incaran utama. Kendati demikian, negosiasi dipastikan tidak mudah karena Spurs masih mematok harga sekitar 40 juta euro atau sekitar Rp800 miliar.

Inter juga belum menyerah mengejar bek tengah Tottenham, Cristian “Cuti” Romero.

Meski Stones sudah bergabung, Romero tetap dianggap sebagai target ideal untuk memperkuat pertahanan dalam jangka panjang.

Hambatan terbesar masih sama, yakni tingginya nilai transfer dan gaji yang diminta sang pemain.

Jurnalis Italia Niccolò Ceccarini dalam kolom editorialnya di Tuttomercatoweb mengungkapkan bahwa perekrutan Stones hanyalah awal dari rencana besar Inter di bursa transfer musim panas.

“Setelah memperkuat lini pertahanan dengan kedatangan Stones yang telah menandatangani kontrak hingga 2029, Inter kini memulai fase kedua di bursa transfer. Namun, perlu ditegaskan bahwa Nerazzurri belum meninggalkan jalur untuk merekrut Cristian Romero. Profilnya sangat disukai, tetapi dengan harga yang diminta Tottenham, yakni lebih dari 40 juta euro, negosiasi jelas tidak mudah berkembang. Belum lagi tuntutan gaji sang pemain,” tulis Ceccarini.

0 Komentar