RADARTASIK.ID – PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang semester pertama 2026. Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp 1,2 triliun atau tumbuh 26 persen secara tahunan (year on year/YoY), didukung oleh pertumbuhan pendapatan dan efisiensi operasional.
Dilansir Stockbit, pada kuartal II 2026, MAPI membukukan laba bersih Rp 587 miliar, meningkat 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, secara kuartalan laba bersih turun 6 persen akibat normalisasi penjualan setelah periode Lebaran serta kenaikan tarif pajak efektif dibandingkan kuartal sebelumnya.
Kinerja semester pertama tersebut dinilai sesuai ekspektasi pasar karena telah mencapai sekitar 50 persen dari estimasi laba bersih sepanjang 2026. Di sisi lain, realisasi pendapatan bahkan melampaui pola musiman historis dengan mencapai sekitar 51 persen dari proyeksi pendapatan tahunan.
Baca Juga:Sharp Indonesia Perluas Program Sharp Class, Perkuat Pendidikan Vokasi dan Cetak SDM Siap KerjaKinerja Moncer! Indosat Raup Pendapatan Rp 30,7 Triliun dan Genjot Investasi AI Cloud
Pendapatan Tumbuh Berkat Seluruh Segmen Bisnis
Pada kuartal II 2026, pendapatan MAPI mencapai Rp 11,9 triliun atau naik 15 persen YoY. Seluruh lini bisnis mencatat pertumbuhan positif.
Segmen fashion & digital menjadi kontributor utama dengan pertumbuhan 19 persen YoY, disusul segmen active yang dijalankan melalui PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) sebesar 15 persen YoY. Sementara itu, segmen café & restaurant melalui PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) tumbuh 8 persen YoY, sedangkan department stores meningkat 4 persen YoY.
Meski demikian, secara kuartalan pendapatan terkoreksi 3 persen seiring normalisasi konsumsi setelah musim Lebaran.
Same Store Sales Growth (SSSG) pada kuartal II 2026 tetap berada di zona positif sebesar 3,3 persen YoY, meski melambat dibandingkan kuartal I 2026 yang mencapai 13,3 persen.
“Kami menilai perlambatan SSSG mencerminkan basis 1Q26 yang relatif tinggi seiring pergeseran seasonality Lebaran yang seluruhnya jatuh pada kuartal tersebut,” tulis Amara Beatrice, Investment Analyst Stockbit.
Pertumbuhan pendapatan MAPI juga ditopang oleh ekspansi jaringan. Selama kuartal II 2026, perseroan menambah 53 gerai baru secara neto sehingga memperluas jangkauan bisnis di berbagai segmen.
Sementara itu, SSSG MAPA relatif stabil di level 6,5 persen YoY. Perlambatan terutama berasal dari segmen fashion & digital, sedangkan department stores menjadi segmen dengan pertumbuhan paling rendah.
