Dosen Unsil Latih UMKM Kuliner Green Canyon Pangandaran agar Mampu Bersaing dan Tarik Wisatawan

UMKM Kuliner Green Canyon
Tim Dosen Ekonomi Pembangunan FEB Universitas Siliwangi foto bersama dengan peserta pelatihan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) di Desa Kertayasa, Kabupaten Pangandaran, pada Rabu (22/7/2026). (IST)
0 Komentar

Tim pengabdi juga mendorong pelaku UMKM menciptakan menu khas Green Canyon berbahan baku lokal. Beberapa menu yang diperkenalkan antara lain Pindang Gunung Pangandaran, Pepes Jambal Roti, Ikan Bakar Bumbu Honje, Udang Bakar Sambal Honje, Nasi Liwet Bakul, Karedok, dan Colenak Gula Aren Lokal.

Untuk memperluas pemasaran, peserta dibekali strategi peningkatan penjualan melalui teknik upselling, penggunaan kemasan ramah lingkungan, transaksi digital menggunakan QRIS, serta promosi melalui Google Maps, Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business dengan dukungan foto produk yang menarik.

Dalam sesi diskusi, peserta membahas strategi menghadapi musim sepi wisatawan. Narasumber merekomendasikan kolaborasi dengan pemandu wisata, pengelola perahu, agen perjalanan, dan penyedia homestay, termasuk menawarkan paket makan yang dipadukan dengan aktivitas body rafting maupun paket prasmanan hemat.

Baca Juga:HMI Tasikmalaya dan Misteri Hibah!Kadisdik Tanpa Gimmik!

Para pelaku UMKM menyambut positif pelatihan tersebut karena memberikan solusi praktis bagi pengembangan usaha, termasuk pembentukan paguyuban UMKM untuk menyepakati menu khas dan standar harga bersama. Mereka juga menilai edukasi mengenai transparansi harga dan penyajian kuliner sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha di kawasan wisata.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama tim dosen, narasumber, dan seluruh peserta. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Siliwangi menegaskan komitmennya menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi dengan mendorong penguatan ekonomi masyarakat serta meningkatkan daya saing UMKM pendukung wisata body rafting di Desa Kertayasa, Kabupaten Pangandaran. (rls)

0 Komentar