PANGANDARAN, RADARTASIK.ID– Cuaca yang kurang bersahabat dikhawatirkan bisa meningkatkan potensi kecelakaan laut. Para nelayan diminta agar menahan diri untuk tidak melaut sampai kondisi cuaca relatif lebih aman.
Kasat Polairud Polres Anang M Tri Sodikin Pangandaran mengatakan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi peningkatan curah hujan terjadi pada periode 26 Juli hingga 1 Agustus 2026. Sehingga pihaknya mengimbau masyarakat waspada, khususnya nelayan.
“Mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca, khususnya di wilayah perairan Pangandaran,” ucapnya dalam keterangan Rabu (29/7/2026).
Baca Juga:Vendor Akui Belum Mampu Fungsikan Karcis Parkir, Jukir di Kota Tasikmalaya Masih Harus DibinaPembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Kota Tasikmalaya Terkendala Aturan Lahan 1.000 Meter
Meskipun saat ini masih berada pada musim kemarau, disebutkan terdapat aktivitas gelombang atmosfer yang berpotensi memicu peningkatan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
Maka dari itu, menyikapi kondisi tersebut, Satpolairud Polres Pangandaran mengimbau nelayan, wisatawan, pelaku usaha wisata bahari, serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir agar selalu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di laut dan mengutamakan keselamatan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” ucapnya.
Sebelum beraktivitas di laut, kata Anang, semuanya harus mematuhi arahan petugas di lapangan dan jangan memaksakan melaut apabila kondisi cuaca maupun gelombang dinilai tidak aman. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas di perairan,” ujarnya
Satpolairud Polres Pangandaran akan terus melakukan pemantauan kondisi perairan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyampaikan informasi dan imbauan kepada masyarakat sebagai langkah preventif guna meminimalkan risiko kecelakaan laut maupun dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.(Deni Nurdiansah)
