Siapa Sankhoun Diawara? Bek Baru AC Milan yang Disiapkan Jadi Pelapis Strahinja Pavlovic 

Sankhoun Diawara
Sankhoun Diawara  Foto: Tangkapan layar Instagram@s.diawara75 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – AC Milan kembali memperkuat skuadnya pada bursa transfer musim panas.

Setelah menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan Gonçalo Ramos dan Mario Gila, Rossoneri kini resmi mengamankan tanda tangan bek muda Prancis, Sankhoun Diawara, dari klub Ligue 2, Troyes.

Pemain kelahiran 2006 itu diproyeksikan menjadi pelapis Strahinja Pavlovic di jantung pertahanan tim asuhan Ruben Amorim.

Baca Juga:Maldini Akui Lebih Dahulu Rayu Ancelotti sebelum Guardiola untuk Jadi Pelatih Timnas ItaliaAS Roma Gagal Rekrut Summerville dan Garnacho, Antonio Nusa Jadi Impian Terakhir Gasperini 

Meski baru berusia 20 tahun, Diawara dipercaya memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu bek terbaik di Eropa.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Milan berhasil menyelesaikan transfer Diawara dengan nilai sekitar €3 juta atau setara Rp60 miliar (kurs €1 = Rp20.000).

Kedatangan Diawara menambah panjang daftar belanja AC Milan pada musim panas ini.

Sebelumnya, Rossoneri telah menginvestasikan lebih dari €100 juta, termasuk bonus, untuk mendatangkan penyerang Gonçalo Ramos dan bek tengah Mario Gila.

Jika dikonversikan ke rupiah, total investasi tersebut mencapai lebih dari Rp2 triliun.

Kini, dengan tambahan biaya sekitar Rp60 miliar untuk Diawara, Milan menunjukkan keseriusannya membangun skuad yang mampu bersaing memperebutkan gelar Serie A sekaligus tampil kompetitif di Eropa.

Transfer Diawara tidak diraih Milan dengan mudah.

Raksasa Skotlandia, Rangers, juga berusaha merekrut bek muda tersebut. Bahkan dikabarkan menawarkan jaminan posisi sebagai starter di tim utama.

Baca Juga:Arsenal Bidik Pemain Buangan PSG, Rodri Ingin Gabung Real Madrid Update Bursa Transfer AC Milan: Comotto dan Camarda Diberi Perpanjangan Kontrak 

Namun, Diawara justru memilih bergabung dengan AC Milan. Kesempatan bekerja di bawah pelatih Ruben Amorim serta prospek berkembang bersama salah satu klub terbesar Italia menjadi alasan utama di balik keputusannya.

Pada awal negosiasi, manajemen Rossoneri berencana menempatkan Diawara di Milan Futuro, tim pengembangan yang menjadi wadah bagi para pemain muda sebelum menembus skuad senior.

Strategi itu dianggap ideal agar sang pemain dapat beradaptasi dengan sepak bola Italia tanpa tekanan besar.

Namun, situasi berubah dalam beberapa hari terakhir.

Melihat kualitas yang dimiliki Diawara, staf pelatih kini lebih condong memasukkannya langsung ke tim utama sebagai pelapis Pavlovic.

Langkah tersebut juga sejalan dengan kebutuhan Amorim yang ingin memiliki kedalaman skuad di sektor bek tengah sepanjang musim.

0 Komentar