RADARTASIK.ID – Direktur Teknik Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Paolo Maldini, akhirnya mengungkap fakta menarik di balik pencarian pelatih baru Timnas Italia.
Sebelum mencoba meyakinkan Pep Guardiola, legenda AC Milan itu mengaku lebih dulu menghubungi Carlo Ancelotti untuk mengetahui kesediaannya menangani Gli Azzurri.
Pengakuan tersebut disampaikan Maldini dalam konferensi pers bersama penasihat teknis FIGC, Leonardo, setelah rapat dengan Lega Serie A dan pidato Presiden FIGC Giovanni Malagò.
Baca Juga:AS Roma Gagal Rekrut Summerville dan Garnacho, Antonio Nusa Jadi Impian Terakhir Gasperini Arsenal Bidik Pemain Buangan PSG, Rodri Ingin Gabung Real Madrid
Keduanya memaparkan arah baru proyek sepak bola Italia, mulai dari penunjukan pelatih tim nasional hingga reformasi besar di tubuh federasi.
Maldini menjelaskan bahwa FIGC berharap bisa menetapkan pelatih kepala baru secepat mungkin.
Namun, federasi tidak ingin terburu-buru jika harus mengorbankan kualitas sosok yang benar-benar sesuai dengan proyek jangka panjang.
“Idealnya pekan ini sudah ada pelatih baru. Namun yang lebih penting adalah mendapatkan orang yang benar-benar kami inginkan. Karena itu, ada rasa mendesak, tetapi juga tidak perlu terburu-buru,” ujar Maldini.
Pernyataan tersebut sekaligus menguatkan kabar bahwa FIGC tengah bekerja keras mendekati sejumlah pelatih kelas dunia demi mengembalikan Italia ke level tertinggi sepak bola internasional.
Saat ditanya apakah Pep Guardiola merupakan target utama, Leonardo tidak membantahnya.
Namun ia menegaskan bahwa federasi ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana.
Baca Juga:Update Bursa Transfer AC Milan: Comotto dan Camarda Diberi Perpanjangan Kontrak Como Ingin Boyong Moise Kean, Fabio Grosso: Saya Senang Jika Dia Bertahan
“Kami memang ingin semuanya selesai secepat mungkin. Tetapi membangun fondasi yang tepat jauh lebih penting. Menunggu beberapa hari lagi bukanlah masalah jika itu membantu kami mendapatkan sosok terbaik. Kami sudah memiliki gambaran yang cukup jelas mengenai proyek ini,” kata Leonardo.
Sejumlah laporan media Italia sebelumnya memang menyebut Guardiola sebagai kandidat terkuat setelah Federasi melakukan pendekatan serius kepada mantan pelatih Manchester City tersebut.
Dalam kesempatan itu, Maldini juga mengungkap alasan mengapa dirinya sempat menolak tawaran bergabung dengan FIGC.
Menurutnya, pada awalnya ia belum memahami kompleksitas struktur federasi dan besarnya tantangan menyatukan seluruh elemen sepak bola Italia.
“Saya awalnya tidak mengetahui seberapa rumit menyatukan semua komponen di federasi. Namun kemudian saya merasakan adanya semangat baru dan keinginan besar untuk melakukan pembaruan. Karena itulah saya akhirnya menerima tantangan ini,” ungkap Maldini.
