Berbagai kompetisi dan hiburan, mulai dari Ranking 1 tingkat SMA, Guess the Beans Competition, lomba band, hingga penampilan musisi nasional, turut dihadirkan untuk memperluas partisipasi masyarakat sekaligus meningkatkan eksposur terhadap produk dan potensi unggulan daerah.
Aspek edukasi dan kepedulian sosial juga menjadi bagian dari rangkaian Jayantara melalui kegiatan Fun Walk, senam bersama, Warung Inflasi, donor darah, serta pemeriksaan kesehatan gratis.
Dengan demikian, Jayantara dirancang tidak semata sebagai pameran UMKM, tetapi sebagai ruang bersama yang mengintegrasikan promosi, edukasi, transaksi, kreativitas, dan kolaborasi dalam satu ekosistem.
Baca Juga:Penjualan Batu Bara Bukit Asam Tembus 21,1 Juta Ton di Semester I 2026, Ekspor Makin MenguatPetrosea Suntik Rp 1,19 Triliun ke Singaraja Putra, Perkuat Kendali Strategis di Bisnis Tambang Batubara
Melalui Jayantara Priangan Timur 2026, Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat komitmen menjadikan pengembangan UMKM sebagai gerakan bersama untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah.
Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas UMKM, memperluas akses pasar dan pembiayaan, mempercepat adopsi digital, memperkuat kemitraan usaha, serta menciptakan nilai tambah yang semakin besar bagi perekonomian dan masyarakat Priangan Timur.
Ke depan, Bank Indonesia Tasikmalaya akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah, perbankan, akademisi, komunitas, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem UMKM yang semakin produktif, inovatif, digital, dan berorientasi ekspor.
Upaya tersebut merupakan bagian dari kontribusi Bank Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Priangan Timur yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (Fitriah Widayanti)
