Aisyiyah Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Kapasitas Keluarga, Gelar Pelatigan Asuhan Lansia

Pelatihan asuhan lansia
Keluarga pendamping lansia, kader, unsur pemerintah desa foto bersama usai mengikuti Pelatihan Asuhan Lansia, Kamis 23 Juli 2026. (Radika Robi Ramdani/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Desa Sirnaputra, Kecamatan Cigalontang, bersama Program Inklusi ’Aisyiyah Kabupaten Tasikmalaya menggelar Pelatihan Asuhan Lansia bagi Keluarga di GOR Desa Sirnaputra, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan kapasitas keluarga dalam mendampingi dan merawat lanjut usia (lansia) agar dapat menjalani kehidupan yang sehat, mandiri, sejahtera, dan bermartabat.

Pelatihan diikuti keluarga pendamping lansia, kader, unsur pemerintah desa, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam penguatan layanan bagi warga lanjut usia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sistem pelayanan lansia yang terintegrasi di tingkat desa sekaligus memperkuat implementasi kebijakan desa ramah lansia.

Kepala Desa Sirnaputra, Suhendar, menegaskan perhatian terhadap kesejahteraan lansia menjadi salah satu komitmen pemerintah desa.

Baca Juga:Ulama dan Ormas Islam Datangi DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Ajukan Naskah Akademik Raperda Ketahanan KeluargaDisdikbud Kabupaten Tasikmalaya Sebut Pembangunan Kelas Baru SDN Kubangsari Taraju Belum Masuk Rencana

“Perhatian terhadap kesejahteraan lansia menjadi salah satu komitmen pemerintah desa,” ujarnya.

Menurut Suhendar, para lansia harus mendapatkan pendampingan yang memadai agar tetap sehat dan produktif sesuai kemampuan masing-masing. Ia berharap para lansia dapat menjalani masa tua dengan bahagia, sehat, sejahtera, dan mandiri melalui pendampingan yang berkelanjutan dari tim kesehatan.

Suhendar juga mengapresiasi konsistensi Program Inklusi ’Aisyiyah dalam mendampingi masyarakat, termasuk melalui berbagai program pemberdayaan bagi kelompok lansia.

“Saya bangga karena Program Inklusi selalu fokus terhadap program inklusi di Desa Sirnaputra, termasuk program lansia. Harapan kami, para lansia bisa mandiri dari berbagai aspek kehidupan,” katanya.

Camat Cigalontang, Roni Imroni, turut mengapresiasi seluruh pihak yang menggagas dan menyelenggarakan pelatihan tersebut. Menurutnya, penguatan peran keluarga merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.

“Pelatihan ini menjadi langkah nyata membangun kepedulian keluarga terhadap kesehatan dan kesejahteraan lansia,” katanya.

Roni menilai keluarga yang memiliki pengetahuan dan kepedulian akan mampu menciptakan lansia yang sehat dan mandiri. Ia juga mengingatkan pentingnya membiasakan pola hidup sehat sejak memulai aktivitas hingga kembali beristirahat.

Baca Juga:SDN Kubangsari Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya Rusak Berat, Siswa Belajar di MadrasahMantapkan Langkah Menuju Kemenangan, Ini Target PAN Kabupaten Tasikmalaya

Selain pelayanan kesehatan, kata Roni, pemberdayaan lansia juga harus diarahkan pada aktivitas yang mampu meningkatkan kemandirian ekonomi maupun sosial.

“Dengan memberdayakan lansia harus ada kegiatan yang bisa menghasilkan, khususnya untuk dirinya sendiri. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana mereka mampu menjaga kesehatannya sendiri,” tambahnya.

0 Komentar