TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Tabir di balik ledakan yang terjadi di kawasan Kompleks Olahraga Dadaha Kota Tasikmalaya perlahan mulai tersingkap.
Penggeledahan di rumah terduga pelaku berinisial AAS di Kampung Gunung Koneng, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, mengungkap temuan yang membuat penyidikan memasuki babak baru.
Tim gabungan dari Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jawa Barat bersama Tim Identifikasi Polres Tasikmalaya Kota menemukan sejumlah bahan kimia, komponen elektronik, senjata, hingga dokumen yang diduga berkaitan dengan perakitan bom rakitan.
Baca Juga:Motif Ledakan Dadaha Tasikmalaya Terungkap, Polisi Pastikan Murni Perselisihan Pribadi Bukan Aksi TerorLiterasi Keuangan Tasikmalaya Diperkuat, OJK Bidik 98 Ribu Warga Lewat Agen CAANG
Temuan paling menonjol berasal dari hasil uji laboratorium lapangan menggunakan alat deteksi KBR ThreatID.
Sampel cairan yang ditemukan di rumah A menunjukkan tingkat kemiripan sangat tinggi dengan asam nitrat, dengan skor validasi mencapai 0,984.
Asam nitrat dikenal sebagai salah satu bahan kimia yang dapat digunakan sebagai komponen pembuatan bahan peledak.
Temuan tersebut kini menjadi salah satu barang bukti penting yang didalami penyidik.
Selain cairan tersebut, petugas juga menyita belerang, bubuk aluminium, serta pupuk jenis KCL yang diduga berkaitan dengan material perakitan bom.
Tak hanya bahan kimia, polisi turut mengamankan sejumlah komponen elektronik berupa baterai, rangkaian kabel, hingga remote atau pengontrol alarm yang diduga berfungsi sebagai pemicu jarak jauh.
Penggeledahan juga mengungkap keberadaan sejumlah senjata beserta amunisi aktif yang tersimpan di dalam rumah terduga pelaku.
Baca Juga:Ledakan Gerobak di Dadaha Tasikmalaya Diduga Dipicu Emosi Eks NapiterImunisasi Anak di Kota Tasikmalaya Tembus 89,69 Persen, TP PKK Raih Penghargaan Nasional
Selain itu, penyidik menyita sejumlah dokumen dan buku untuk mendalami motif serta kemungkinan keterkaitan dengan jaringan tertentu.
Operasi pengamanan barang bukti dipimpin Wakasubden 2 Jibom AKP Heri Purwanto bersama Danden Gegana Kompol Iyus Ali Yusuf setelah berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela.
Sekitar pukul 13.30 WIB, tim Jibom melakukan penyisiran di rumah A.
Setelah lokasi dinyatakan steril dan seluruh barang bukti diamankan, petugas bergerak ke lokasi ledakan di kawasan Alun-Alun Dadaha untuk melakukan sterilisasi lanjutan.
Penyisiran dilakukan guna memastikan tidak ada lagi sisa bahan peledak yang berpotensi membahayakan masyarakat.
Langkah itu menjadi bagian dari prosedur pengamanan agar kawasan kembali aman untuk aktivitas warga.
