Menanggapi temuan tersebut, Dansat Brimob Polda Jawa Barat Kombes Pol Zuhdi Batubara menegaskan pihaknya mendukung penuh pengungkapan kasus hingga tuntas.
“Personel Jibom bergerak cepat melaksanakan sterilisasi, penggeledahan, serta identifikasi sesuai standar operasional untuk memastikan situasi benar-benar aman,” tegasnya kepada wartawan, Senin (13/7/2026).
“Kami berkomitmen mendukung sepenuhnya proses penyidikan yang dilakukan Polres Tasikmalaya Kota. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan benda mencurigakan,” sambungnya.
Baca Juga:Motif Ledakan Dadaha Tasikmalaya Terungkap, Polisi Pastikan Murni Perselisihan Pribadi Bukan Aksi TerorLiterasi Keuangan Tasikmalaya Diperkuat, OJK Bidik 98 Ribu Warga Lewat Agen CAANG
Seluruh barang bukti berupa bahan kimia, komponen elektronik, senjata, amunisi, serta dokumen kini diamankan di Polres Tasikmalaya Kota.
Barang bukti tersebut selanjutnya akan menjalani pemeriksaan forensik bersama Densus 88 Antiteror Polri guna mengungkap asal-usul material, motif, serta rangkaian peristiwa yang berujung pada ledakan di Dadaha.
Temuan ini menjadi sinyal bahwa penyidikan tidak lagi hanya berfokus pada peristiwa ledakan, tetapi juga menelusuri bagaimana bahan-bahan berbahaya itu dapat dimiliki dan diduga dirakit.
Di balik serpihan ledakan, penyidik kini sedang merangkai kepingan fakta yang diharapkan mampu menjawab seluruh misteri kasus tersebut. (rezza rizaldi)
