Guru TK Perwari Tasik Dilatih Unsil Manfaatkan AI, Belajar Tak Lagi Monoton

pelatihan AI untuk guru TK di Tasikmalaya
Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat Kompetitif melalui skema PPIBM memberikan penjelasan mengenai AI kepada para guru di TK Perwari 1, Jalan Merdeka Nomor 20, Kota Tasikmalaya, Senin (6/7/2026). istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pembelajaran anak usia dini dituntut semakin kreatif seiring perkembangan teknologi.

Jika guru masih bertahan dengan metode konvensional, ruang eksplorasi peserta didik berpotensi ikut tertinggal.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, Universitas Siliwangi (Unsil) melatih guru TK Perwari 1 Kota Tasikmalaya memanfaatkan aplikasi animasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) melalui platform Doratoon.

Baca Juga:Wajib Halal 2026 Menghitung Mundur, UMKM Kota Tasikmalaya Didorong BerlariParkir Digarap Pihak Ketiga, DPRD Kota Tasikmalaya Wanti-Wanti Jangan Bikin Rugi Daerah

Pelatihan yang merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Kompetitif melalui skema Program Penerapan Iptek Berbasis Masyarakat (PPIBM) itu digelar di TK Perwari 1, Jalan Merdeka Nomor 20, Kota Tasikmalaya, Senin (6/7/2026).

Kegiatan difokuskan pada peningkatan kompetensi pedagogik guru sekaligus penguatan literasi digital di era Kurikulum Merdeka.

Program ini dipimpin oleh Ketua Tim Pengabdian, Dr. Ir. Eka Wahyu Hidayat, S.T., M.T., MCE., dengan anggota Euis Nur Fitriani Dewi, S.T., M.Kom., Lita Lestari Utami, S.T., M.Kom., Adi Setyo Nugroho, S.Kom., M.Kom., dan Genta Nazwar Tarempa, S.Si., M.Kom.

Kegiatan juga melibatkan mahasiswa pendamping, yakni Atthariq Insanulhaq Supiana, Muhamad Yustika Slamet, dan Acep Tio.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Ir. Eka Wahyu Hidayat, S.T., M.T., MCE. menjelaskan, pelatihan diberikan oleh dosen Program Studi Informatika dan Sistem Informasi Fakultas Teknik Unsil dengan memanfaatkan Doratoon, platform pembuat video animasi berbasis AI yang menggunakan sistem drag and drop.

Aplikasi tersebut dinilai mudah digunakan meski tanpa kemampuan desain grafis tingkat lanjut.

Menurutnya, pelatihan ini berangkat dari hasil identifikasi kebutuhan di TK Perwari 1.

Baca Juga:Menurunkan Satu Digit Kemiskinan Kota Tasik Tak Sesederhana Menekan Angka StatistikSidang Lengkap IV Dewan Hisbah, Ketum Persis: Fatwa Harus Jadi Solusi Umat di Era Modern

Sebagian besar guru sebenarnya telah terbiasa menggunakan teknologi digital untuk membuat poster maupun mengedit video sederhana. Namun, pemanfaatan media pembelajaran berbasis animasi edukatif masih relatif minim.

Padahal, masa pendidikan anak usia dini merupakan periode emas (golden age) yang membutuhkan media belajar menarik, interaktif, dan mampu memberikan rangsangan audio-visual agar proses pembelajaran lebih efektif.

“Pemanfaatan teknologi animasi berbasis AI diharapkan mampu membantu guru menghadirkan materi pembelajaran yang lebih kreatif sehingga anak-anak lebih mudah memahami materi yang disampaikan,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).

0 Komentar