RADARTASIK.ID – Era baru AC Milan di bawah Ruben Amorim mulai memperlihatkan arah yang jelas.
Setelah Gerry Cardinale mengambil peran lebih aktif dalam mengelola klub dan mendukung proyek besar sang pelatih, kini mulai muncul gambaran mengenai wajah baru Rossoneri untuk musim depan.
Jurnalis senior Italia, Franco Ordine, dalam kolom editorialnya di MilanNews, memprediksi perubahan besar yang akan diterapkan Amorim, mulai dari gaya bermain yang lebih menyerang hingga perubahan posisi sejumlah pemain bintang.
Baca Juga:Era Baru AC Milan Telah Lahir: Cardinale Turun Gunung Kembalikan Mental Juara RossoneriComo Rekrut Yan Couto, Inter Ogah Naikkan Tawaran untuk Khalaili
Salah satu yang paling menarik adalah peran Christian Pulisic, yang diproyeksikan bermain lebih dekat dengan striker baru Gonçalo Ramos.
Menurut Ordine, kini sudah tidak ada lagi keraguan mengenai siapa sosok yang memegang kendali penuh di AC Milan.
Setelah empat tahun dinilai terlalu jauh dari aktivitas sehari-hari klub, Gerry Cardinale akhirnya memilih turun langsung memimpin proyek Rossoneri.
Pemilik RedBird Capital itu kini bertanggung jawab atas setiap keputusan penting, mulai dari perekrutan pemain, penyusunan organisasi klub, hingga arah pembangunan Milan di masa depan.
Perubahan tersebut menjadi salah satu fondasi utama lahirnya era baru di San Siro.
Ordine juga menepis berbagai spekulasi mengenai hubungan Cardinale dengan Zlatan Ibrahimovic.
Menurutnya, keduanya tidak pernah berselisih seperti yang ramai diberitakan sebelumnya.
Ibrahimovic tetap menjadi sosok penting dalam proyek RedBird sebagai penasihat sekaligus duta besar klub.
Baca Juga:Inter Milan Diminta Penuhi Permintaan Chivu: Jangan Abaikan Keinginan PelatihCardia Sindir Langkah AC Milan di Bursa Transfer: Belanja Besar Tak Menjamin Kemenangan
Bahkan, perannya dinilai semakin strategis setelah mewakili Milan dalam berbagai agenda internasional, termasuk ketika mendampingi delegasi klub dalam pertemuan di Gedung Putih bersama Presiden Amerika Serikat.
Di sisi teknis, Amorim diyakini akan membawa perubahan besar dibanding musim-musim sebelumnya.
Pelatih asal Portugal itu secara terbuka menyatakan ingin membangun sepak bola menyerang yang agresif dan atraktif.
Gagasan tersebut sebenarnya sempat ingin diterapkan oleh Paulo Fonseca beberapa musim lalu.
Namun, menurut Ordine, saat itu Milan belum memiliki dukungan penuh dari manajemen maupun pemilik klub untuk melakukan investasi besar.
Situasinya kini berbeda. Cardinale disebut siap mendukung kebutuhan Amorim, terbukti dengan keberhasilan Milan mendatangkan Gonçalo Ramos dan Mario Gila sebagai bagian dari proyek pembangunan skuad baru.
