Sebelumnya, Rossoneri juga dikabarkan memburu Oumar Solet dan Arthur Atta dari Udinese sebagai tambahan kekuatan di lini belakang dan lini tengah.
Dari sejumlah informasi yang beredar setelah presentasi resmi Amorim, ada beberapa poin penting mengenai komposisi tim musim depan.
Pertama, Luka Modric dipastikan tetap bertahan di Milanello selama satu musim lagi.
Baca Juga:Era Baru AC Milan Telah Lahir: Cardinale Turun Gunung Kembalikan Mental Juara RossoneriComo Rekrut Yan Couto, Inter Ogah Naikkan Tawaran untuk Khalaili
Namun, gelandang veteran asal Kroasia itu tidak akan dimainkan dalam setiap pertandingan seperti musim lalu.
Amorim ingin mengatur menit bermain Modric secara lebih bijaksana agar kualitas dan pengalamannya tetap maksimal sepanjang musim.
Kedua, perubahan terbesar terjadi pada posisi Christian Pulisic. Winger asal Amerika Serikat itu diperkirakan akan bermain sebagai penyerang pendukung di belakang Gonçalo Ramos.
Dalam skema Amorim, Pulisic akan memulai pergerakan dari sisi kiri dengan kaki kanan sebagai kaki dominan, tetapi lebih sering bergerak ke area tengah dibanding tetap berada di garis sayap.
Peran ini diharapkan membuat Pulisic lebih dekat dengan kotak penalti lawan sekaligus menjadi penghubung antara lini tengah dan ujung tombak.
Prediksi tersebut juga memunculkan spekulasi mengenai masa depan Rafael Leao.
Ordine menilai peluang Leao bertahan semakin kecil karena Amorim lebih mengutamakan pemain-pemain yang benar-benar memiliki komitmen untuk tetap menjadi bagian dari proyek Milan.
Selain membangun skuad melalui transfer, Amorim juga ingin memberikan perhatian lebih kepada pemain-pemain muda binaan akademi.
Baca Juga:Inter Milan Diminta Penuhi Permintaan Chivu: Jangan Abaikan Keinginan PelatihCardia Sindir Langkah AC Milan di Bursa Transfer: Belanja Besar Tak Menjamin Kemenangan
Menurutnya, Milan membutuhkan lebih banyak pemain yang mampu memenangkan duel satu lawan satu.
Filosofi itu membuka peluang bagi beberapa pemain muda untuk mendapatkan kesempatan di tim utama.
Nama-nama seperti Christian Comotto, Cissé, hingga Alexis Saelemaekers disebut akan mendapat perhatian khusus selama masa persiapan musim.
Amorim ingin memastikan Milan tidak selalu bergantung pada bursa transfer apabila akademi mampu menghasilkan pemain berkualitas.
Di luar lapangan, perubahan juga terlihat dari sikap Gerry Cardinale. Jika sebelumnya ia dianggap terlalu pasif dalam membangun hubungan dengan media maupun jajaran petinggi Serie A, kini ia bertekad memperbaiki semuanya.
Cardinale berencana lebih sering hadir di Casa Milan, San Siro, Milanello, hingga berbagai agenda resmi Lega Serie A.
