TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya melepas kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) untuk berlaga pada O2SN tingkat Provinsi Jawa Barat, Senin (6/7/2026).
Para atlet akan bersaing memperebutkan prestasi pada lima cabang olahraga yang dipertandingkan di GOR Pajajaran, Bandung, selama dua hari, Selasa hingga Rabu (7–8/7/2026).
Tim Kontingen O2SN Kota Tasikmalaya, Agung, mengatakan kontingen Kota Tasikmalaya akan turun pada cabang atletik, bulu tangkis, renang, pencak silat, dan panjat tebing.
Baca Juga:Mengubah Wajah Kabupaten Tasikmalaya Menjadi Ramah terhadap Pembangunan InfrastrukturTasik: Kota Miskin, TPP Kaya!
Keikutsertaan pada lima cabang tersebut menjadi peluang bagi Kota Tasikmalaya untuk bersaing dalam perebutan medali sekaligus mengamankan tiket menuju O2SN tingkat nasional.
Untuk menghadapi persaingan di tingkat provinsi, pembinaan terhadap atlet telah dilakukan sejak jauh hari. Selain menjalani latihan bersama pelatih, para atlet juga diminta meningkatkan intensitas latihan mandiri agar kondisi fisik dan kemampuan teknis tetap terjaga hingga pelaksanaan pertandingan.
Penguatan karakter, kata Agung, juga menjadi bagian dari pembinaan sebagai bekal menghadapi tekanan selama bertanding.
“Persiapan jelang keberangkatan kami tambah porsi intensitas latihan mandiri harian. Dari sisi pembinaan juga ada pendampingan terpusat oleh pelatih dan Disdik Kota Tasikmalaya. Dari sisi mental, kami tekankan disiplin, rasa percaya diri, dan sportivitas,” ujarnya.
Bekal persiapan tersebut, lanjutnya, menjadi dasar Kota Tasikmalaya memasang target tinggi pada O2SN tingkat Provinsi Jawa Barat.
Tim O2SN Kota Tasikmalaya tidak hanya memburu perolehan medali emas sebanyak mungkin, tetapi juga berupaya meningkatkan capaian prestasi dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu sekaligus meloloskan atlet ke tingkat nasional.
Target tersebut dinilai memiliki peluang untuk diwujudkan mengingat sejumlah cabang olahraga selama ini konsisten menyumbangkan prestasi bagi Kota Tasikmalaya.
Baca Juga:Kota Priiit… Priiit… Priiit!Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja Asal Thailand
Menurutnya, beberapa cabor seperti renang diperkuat atlet-atlet potensial, bulu tangkis dikenal mampu bersaing secara kompetitif, sedangkan pencak silat masih menjadi salah satu andalan dalam perburuan medali emas berkat pembinaan yang berlangsung di sejumlah sekolah.
Agung berharap seluruh atlet mampu memberikan penampilan terbaik selama mengikuti pertandingan tanpa mengabaikan nilai-nilai sportivitas. Ia juga mengingatkan para atlet untuk menjaga kondisi fisik agar dapat tampil optimal di setiap nomor yang diikuti.
