RADARTASIK.ID – AC Milan resmi memasuki era baru yang membuatnya semakin kehilangan identitas Italia.
Setelah menunjuk Ruben Amorim sebagai pelatih kepala, manajemen Rossoneri kini melengkapi struktur organisasi klub dengan jajaran petinggi baru yang akan memimpin proyek jangka panjang di bawah kepemilikan Gerry Cardinale.
Namun, alih-alih disambut optimistis, susunan direksi baru Milan justru memunculkan perdebatan di Italia.
Baca Juga:CEO Juventus Akan Bertemu Agen Franck Kessie: Siap Rekrut Jika Terima Tawaran Gaji 5 Juta EuroTangan Tuhan Maradona, Momen Messi Jadi Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia
Sejumlah pengamat mempertanyakan keputusan klub yang dinilai menyerahkan hampir seluruh kendali olahraga kepada figur-figur asing yang minim pengalaman di sepak bola Italia.
Yang menarik, perubahan ini sebenarnya bukan revolusi total seperti yang selama ini diperkirakan publik.
Sebagian besar nama yang mengisi posisi strategis merupakan sosok yang sudah berada dalam struktur organisasi Milan sejak beberapa tahun terakhir.
Dalam struktur terbaru tersebut, pemilik klub Gerry Cardinale menjadi figur sentral yang memiliki pengaruh lebih besar dibanding sebelumnya.
Pendiri RedBird Capital Partners itu berada di puncak piramida manajemen bersama CEO baru Massimo Calvelli dan pelatih Ruben Amorim.
Di bawah mereka terdapat tim olahraga yang dipimpin Hendrik Almstadt sebagai Director of Player Trading atau sosok yang menjalankan fungsi mirip direktur olahraga.
Almstadt akan bekerja sama dengan Bobby Gardiner yang menjabat Director of Football Intelligence, bertugas mengidentifikasi dan menganalisis target pemain.
Sementara itu, Donato Lomonte dipercaya memimpin departemen scouting.
Baca Juga:Duel Prancis vs Irak Ditunda Karena Ancaman Badai Petir, FIFA Tak Punya Aturan Hadapi Cuaca BurukAlvarez Minta Dijual ke Barcelona, Atletico Madrid: Bayar Rp10 Triliun
Untuk sektor pembinaan pemain muda, Jovan Kirovski tetap menjadi penanggung jawab proyek Milan Futuro, sedangkan Vincenzo Vergine memimpin akademi dan tim kelompok usia.
Dengan struktur tersebut, Almstadt kini menjadi tokoh utama dalam setiap negosiasi transfer Milan.
Meski namanya tidak terlalu dikenal publik, ia sebenarnya sudah berada di Milan sejak 2019 setelah dibawa oleh mantan CEO Ivan Gazidis.
Almstadt bahkan pernah bekerja bersama Gazidis di Arsenal antara 2010 hingga 2015.
Bobby Gardiner juga bukan wajah baru. Ia bergabung pada tahun yang sama dan selama ini berperan di balik layar dalam pengumpulan data serta analisis pemain.
Meski demikian, dominasi figur asing dalam struktur baru Milan memunculkan tanda tanya besar.
