Tangan Tuhan Maradona, Momen Messi Jadi Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia

Lionel Messi
Lionel Messi  Foto: Tangkapan layar Instagram@fifaworldcup 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Lionel Messi kembali menulis sejarah di panggung terbesar sepak bola dunia.

Kapten Timnas Argentina itu resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah putaran final Piala Dunia setelah mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 atas Austria pada laga kedua fase grup Piala Dunia 2026.

Dua gol yang lahir pada menit ke-39 dan menit ke-95 tersebut membuat koleksi gol Messi di putaran final Piala Dunia mencapai 18 gol.

Baca Juga:Duel Prancis vs Irak Ditunda Karena Ancaman Badai Petir, FIFA Tak Punya Aturan Hadapi Cuaca BurukAlvarez Minta Dijual ke Barcelona, Atletico Madrid: Bayar Rp10 Triliun

Sebuah pencapaian luar biasa yang menempatkannya sendirian di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa, melampaui sejumlah legenda sepak bola dunia.

Sebelum pertandingan melawan Austria, Messi sudah lebih dulu menyamai rekor 16 gol milik Miroslav Klose berkat hat-trick yang dicetaknya saat Argentina menghancurkan Aljazair pada laga pembuka.

Dalam prosesnya, pemain berjuluk La Pulga itu juga melewati catatan Ronaldo Nazario yang mengoleksi 15 gol serta Gerd Muller dan Kylian Mbappe yang sama-sama mencatatkan 16 gol.

Kini, dengan 18 gol di ajang Piala Dunia, Messi menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar yang pernah menghiasi lapangan hijau.

Bagi pemain kelahiran Rosario pada 24 Juni 1987 itu, dua gol ke gawang Austria juga menambah koleksi golnya bersama Timnas Argentina menjadi 122 gol dari 201 pertandingan internasional.

Sebuah statistik yang semakin memperkuat warisannya sebagai ikon terbesar dalam sejarah sepak bola Argentina modern.

Perjalanan Messi di Piala Dunia dimulai dua dekade lalu. Gol pertamanya tercipta pada Piala Dunia 2006 di Jerman saat Argentina menghadapi Serbia dan Montenegro.

Baca Juga:Frattesi Cuma Ingin Pindah ke Juventus, Inter Buka Opsi Barter dengan ThuramJurnalis Italia: Rabiot dan Maignan Cueki Permintaan Amorim untuk Bertahan di AC Milan

Ketika itu Messi masih berusia 18 tahun dan mencetak gol setelah menerima umpan dari Carlos Tevez.

Delapan tahun kemudian, pada Piala Dunia 2014 di Brasil, Messi tampil sebagai motor serangan Argentina dan mencetak empat gol sepanjang turnamen hingga membawa Albiceleste melaju ke final.

Pada Piala Dunia 2018 di Rusia, kontribusinya menurun dengan hanya satu gol yang berhasil dicetak.

Namun segalanya berubah pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Messi tampil luar biasa dengan torehan tujuh gol, termasuk dua gol pada laga final melawan Prancis yang mengantar Argentina meraih gelar juara dunia ketiga sepanjang sejarah mereka.

0 Komentar