Marco Materazzi: Ibrahimovic Interista Terbesar Sepanjang Sejarah

Materazzi
Marco Materazzi, legenda Inter. (Marco Materazzi/Instagram)
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Hubungan antara Marco Materazzi dan Zlatan Ibrahimović selama bertahun-tahun dikenal penuh persaingan, baik saat masih menjadi rekan setim maupun ketika keduanya berada di kubu yang berbeda.

Namun, legenda Inter Milan itu kini melontarkan pujian yang mengejutkan kepada mantan striker asal Swedia tersebut.

Dalam wawancara terbaru dengan La Gazzetta dello Sport, Materazzi mengaku tidak bisa berkata buruk tentang Ibrahimović.

Baca Juga:Spalletti Minta CEO Baru Juventus Datangkan Brahim Diaz Jurnalis Italia Tuding Manajemen AC Milan Amatiran: Milan Terlihat Seperti Klub yang Baru Belajar Berjalan

Bahkan, mantan bek tangguh Nerazzurri itu menyebut sosok yang kini menjadi penasihat senior RedBird di AC Milan sebagai pemain Inter terhebat sepanjang sejarah.

Pernyataan itu tentu mengundang perhatian besar, mengingat Ibrahimović saat ini justru menjadi salah satu figur penting di rival abadi Inter, AC Milan.

“Bagi saya, apa yang terjadi di antara kami hanyalah urusan di lapangan. Saya tidak bisa mengatakan hal buruk tentang dia karena dia adalah interista terbesar dalam sejarah dengan apa yang sedang dia lakukan sekarang,” ujar Materazzi sambil melontarkan sindiran halus kepada mantan rekannya yang kini menjadi bagian dari manajemen Rossoneri.

Meski bernada bercanda, ucapan tersebut menunjukkan besarnya penghormatan Materazzi terhadap kontribusi Ibrahimović selama membela Inter Milan.

Ibrahimović hanya menghabiskan tiga musim di Giuseppe Meazza, yakni dari 2006 hingga 2009. Namun dalam periode yang relatif singkat itu, ia berhasil meninggalkan jejak yang sangat besar.

Didatangkan dari Juventus setelah skandal Calciopoli mengguncang sepak bola Italia, Ibrahimović langsung menjelma menjadi pusat permainan Inter di bawah arahan Roberto Mancini dan kemudian José Mourinho.

Selama berseragam Nerazzurri, penyerang asal Swedia itu mencatatkan 117 penampilan di semua kompetisi dengan torehan 66 gol dan 29 assist.

Baca Juga:CEO Juventus Bebas Belanja Hingga Rp1 Triliun, CEO AC Milan Wajib Lapor Pemilik untuk Beli Pemain Rp200 MiliarTak Perlu Lapor Pemilik, Tanda Tangan CEO Baru Juventus Bisa Beli Pemain Seharga Rp1 Triliun 

Kontribusi tersebut membantu Inter mendominasi Serie A selama tiga musim berturut-turut.

Ibrahimović sukses mempersembahkan tiga gelar Scudetto beruntun pada musim 2006/2007, 2007/2008, dan 2008/2009.

Selain itu, ia juga membawa Inter meraih dua trofi Supercoppa Italiana pada tahun 2006 dan 2008.

Puncak performanya terjadi pada musim 2008/2009 ketika ia keluar sebagai Capocannoniere atau top skor Serie A dengan koleksi 25 gol.

Tak hanya itu, Ibrahimović juga dinobatkan sebagai Pemain Asing Terbaik Serie A pada 2008 dan 2009.

0 Komentar