RADARTASIK.ID – Juventus memasuki era baru di bawah kepemimpinan CEO anyar Giovanni Carnevali.
Mantan petinggi Sassuolo itu tidak hanya diberi tanggung jawab besar untuk membenahi klub, tetapi juga memperoleh kewenangan luar biasa yang membuatnya menjadi salah satu eksekutif paling berkuasa dalam sepak bola Italia saat ini.
Baru enam hari sejak resmi menjabat sebagai CEO Juventus, Carnevali langsung bergerak cepat.
Baca Juga:Real Madrid Beli 4 Pemain Bintang, Mourinho Minta Datangkan Enzo FernandezJurnalis Italia Minta Cardinale Mundur: Sejarah Milan Tak Bisa Diperlakukan Seperti Ini
Ia terlibat dalam penyelesaian transfer Jeremie Boga, mengurus kepulangan Arthur Melo setelah masa peminjamannya di Gremio berakhir, serta menggelar sejumlah pertemuan strategis terkait kondisi keuangan dan arah bisnis klub.
Di saat yang sama, Carnevali juga terus menjalin komunikasi dengan pelatih Luciano Spalletti guna memenuhi kebutuhan skuad menghadapi musim baru.
Namun yang paling menarik perhatian adalah besarnya kekuasaan yang diberikan kepadanya oleh pemilik klub, John Elkann.
Menurut laporan Calcio e Finanza, perjanjian yang ditandatangani saat kedatangannya di Turin memberikan Carnevali kendali hampir penuh atas berbagai aspek operasional Juventus, mulai dari transfer pemain hingga urusan sponsor.
Dalam urusan bursa transfer, Carnevali dapat menyetujui pembelian pemain hingga nilai €50 juta atau sekitar Rp1 triliun (kurs €1 = Rp20.000) hanya dengan satu tanda tangan.
Artinya, ia tidak perlu meminta persetujuan langsung dari pemilik klub maupun eksekutif lain untuk menyelesaikan transfer dalam nominal tersebut.
Jika nilai transaksi mencapai €75 juta atau sekitar Rp1,5 triliun, maka diperlukan tanda tangan tambahan dari Presiden Juventus, Gianluca Ferrero.
Baca Juga:Presiden AC Milan Minta Fans Dukung Ruben Amorim: Percayalah pada Sentuhan Ajaib CardinaleBarcelona dan Real Madrid Perang Terbuka: Perez Terancam Digugat di Pengadilan Pidana
Meski demikian, kewenangan tersebut tetap menunjukkan besarnya kepercayaan yang diberikan kepada Carnevali.
Kebebasan serupa juga berlaku dalam penyusunan kontrak pemain, baik untuk tim putra maupun putri.
Selama total biaya kontrak, termasuk gaji kotor, bonus, pajak, dan berbagai biaya tambahan lainnya tidak melebihi €50 juta, Carnevali dapat mengambil keputusan sendiri tanpa perlu meminta persetujuan pihak lain.
Tak hanya soal pemain, mantan direktur Sassuolo itu juga memiliki kuasa penuh dalam menentukan struktur organisasi olahraga Juventus.
Ia dapat menunjuk atau memberhentikan pelatih, staf teknis, direktur olahraga, hingga direktur teknik sesuai kebutuhan klub.
