Barcelona dan Real Madrid Perang Terbuka: Perez Terancam Digugat di Pengadilan Pidana

Presiden Terbaik Sepanjang Masa
Presiden Real Madrid Florentino Perez menunjukkan trofi Presiden Terbaik Sepanjang Masa dari ajang Globe Soccer Awards 2024. (Real Madrid/X)
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Rivalitas panas antara Barcelona dan Real Madrid kembali memanas, kali ini bukan di atas lapangan, melainkan di ruang rapat dan meja hukum.

Barcelona secara resmi melaporkan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, kepada otoritas sepak bola Spanyol setelah serangkaian pernyataan kontroversial yang dianggap menyerang reputasi klub Catalan dan integritas sepak bola Spanyol.

Konflik terbaru ini menjadi babak baru dalam perang terbuka antara dua klub terbesar di Spanyol.

Baca Juga:Resmi! AS Roma Kena Denda Rp120 Miliar Usai Gagal Penuhi Target Aturan Financial Fair PlayRonaldo Jadi Beban Portugal: Nol Tembakan Tepat Sasaran, Kalah Duel Udara dan Tak Ada Dribel Sukses 

Jika selama puluhan tahun persaingan mereka dikenal lewat duel El Clasico, kini pertarungan merembet ke ranah institusional dan hukum.

Barcelona melalui pernyataan resmi yang dirilis di situs klub mengonfirmasi bahwa Wakil Presiden klub, Rafael Yuste, telah mengirim surat resmi kepada Presiden La Liga Javier Tebas, Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Rafael Louzan, serta Ketua Komisi Teknik Wasit (CTA) Francisco Soto.

Dalam surat tersebut, Barcelona meminta ketiga lembaga itu segera mengambil tindakan terhadap Florentino Perez atas pernyataan-pernyataannya pada 12 dan 13 Mei lalu.

Menurut Barcelona, ucapan Perez mengandung tuduhan yang tidak berdasar dan telah merusak kehormatan kompetisi La Liga, komunitas perwasitan, serta kredibilitas sepak bola profesional Spanyol secara keseluruhan.

Barcelona Minta Tindakan Tegas

Dalam pernyataannya, Barcelona menegaskan bahwa mereka tidak hanya meminta klarifikasi, tetapi juga menginginkan langkah konkret dari otoritas sepak bola Spanyol.

Klub yang bermarkas di Camp Nou itu menilai reputasi institusi sepak bola harus dilindungi dari tuduhan-tuduhan yang dianggap tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Barcelona bahkan mengungkapkan bahwa mereka telah memulai proses hukum awal yang dapat menjadi pintu masuk menuju gugatan pidana apabila situasi terus berkembang.

Baca Juga:Inter Gigit Jari? Arsenal Siapkan Rp1 Triliun untuk Bajak Manu Kone dari AS RomaDi Marzio Yakin Amorim Akan Bawa Hjulmand dan Trincao ke AC Milan

Langkah tersebut menunjukkan bahwa manajemen Blaugrana tidak lagi menganggap persoalan ini sekadar perang kata-kata antarpetinggi klub, melainkan masalah serius yang menyangkut nama baik institusi.

Bermula dari Kasus Negreira

Akar konflik terbaru ini berasal dari komentar Florentino Perez mengenai kasus Negreira yang selama beberapa tahun terakhir membayangi Barcelona.

Dalam sebuah wawancara televisi, Perez menyebut kasus tersebut sebagai contoh korupsi sistemik dalam sepak bola Spanyol.

0 Komentar