Resmi! AS Roma Kena Denda Rp120 Miliar Usai Gagal Penuhi Target Aturan Financial Fair Play

AS Roma
Ilustrasi AS Roma Tangkapan layar Instagram@officialasroma
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kabar kurang menyenangkan datang untuk AS Roma yang tengah sibuk berburu pamain jelang pembukaan bursa transfer musim panas mendatang.

UEFA resmi menjatuhkan sanksi finansial kepada klub ibu kota Italia tersebut setelah dinilai tidak sepenuhnya memenuhi target yang telah ditetapkan dalam kesepakatan Financial Fair Play (FFP).

Keputusan tersebut diumumkan UEFA melalui laporan terbaru dari First Chamber of the Club Financial Control Body (CFCB), lembaga yang bertugas mengawasi kondisi keuangan klub-klub peserta kompetisi Eropa.

Baca Juga:Ronaldo Jadi Beban Portugal: Nol Tembakan Tepat Sasaran, Kalah Duel Udara dan Tak Ada Dribel Sukses Inter Gigit Jari? Arsenal Siapkan Rp1 Triliun untuk Bajak Manu Kone dari AS Roma

Dalam laporan itu, Roma dinyatakan melakukan dua pelanggaran berbeda yang berujung pada denda total sebesar 6 juta euro atau sekitar Rp120 miliar (kurs Rp20.000 per euro).

Meski tidak sampai menerima hukuman berat seperti larangan tampil di kompetisi Eropa, keputusan ini tetap menjadi peringatan serius bagi manajemen Giallorossi yang dalam beberapa tahun terakhir berupaya menyeimbangkan ambisi olahraga dan kesehatan finansial klub.

UEFA menjelaskan bahwa Roma menerima denda pertama sebesar 2 juta euro atau sekitar Rp40 miliar karena sedikit melampaui target keuangan menengah yang harus dicapai pada tahun buku yang berakhir pada 2025.

Pelanggaran tersebut dinilai tidak terlalu besar, tetapi tetap dianggap sebagai kegagalan memenuhi komitmen yang sebelumnya telah disepakati dengan UEFA dalam settlement agreement atau perjanjian penyelesaian.

Selain itu, Roma juga dikenai denda kedua yang nilainya lebih besar, yakni 4 juta euro atau sekitar Rp80 miliar.

Sanksi tambahan ini diberikan karena rasio biaya skuad terhadap total pendapatan klub pada tahun kalender 2025 melebihi batas maksimal 70 persen yang ditetapkan UEFA.

Aturan tersebut merupakan bagian dari regulasi baru UEFA yang bertujuan memastikan klub tidak mengeluarkan biaya gaji pemain dan operasional tim secara berlebihan dibandingkan pendapatan yang mereka hasilkan.

Baca Juga:Di Marzio Yakin Amorim Akan Bawa Hjulmand dan Trincao ke AC MilanMarco Bucciantini Heran AC Milan Pilih Amorim: Ibrahimovic dan Cardinale Meremehkan Milanismo

Dengan demikian, total sanksi yang harus dibayarkan Roma mencapai 6 juta euro atau sekitar Rp120 miliar.

Dalam pernyataan resminya, UEFA menjelaskan bahwa evaluasi dilakukan terhadap sejumlah klub yang masih berada di bawah pengawasan khusus melalui settlement agreement.

Penilaian tersebut berkaitan dengan kemampuan klub memenuhi target pendapatan dan keseimbangan keuangan selama periode pelaporan yang mencakup tahun 2023, 2024, dan 2025.

0 Komentar