TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kebiasaan membawa botol minum dan kotak bekal sendiri menjadi salah satu cara yang diterapkan SMK Al-Khoeriyah Kota Tasikmalaya untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah.
Kebiasaan tersebut menjadi bagian dari gerakan One Day Free Plastic yang digelar bersama kegiatan senam dan gotong royong yang melibatkan seluruh civitas akademika.
Gerakan bebas plastik itu tidak hanya diarahkan untuk mengurangi volume sampah. Sekolah juga menjadikannya sebagai sarana untuk membangun kesadaran murid agar lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Baca Juga:Tiga Siswa MAN 1 Tasikmalaya Terpilih Jadi Paskibraka Jabar dan KabupatenTim Dosen UPI Dampingi Ibu-Ibu KWT di Sukajadi Ciamis Sulap Hasil Aquaponik Jadi Keripik Bayam dan Dimsum Lele
Guru SMK Al-Khoeriyah, Novia Nuryani mengatakan, pembiasaan tersebut penting dilakukan di lingkungan sekolah karena kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan melalui kegiatan yang dilakukan secara langsung.
Selain One Day Free Plastic, SMK Al-Khoeriyah juga rutin menggelar senam bersama. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi guru dan murid untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun suasana belajar yang lebih menyenangkan.
Menurut Novia, kegiatan senam bersama bertujuan menjaga kesehatan jasmani seluruh civitas akademika agar tetap bugar dan tidak mudah sakit.
Selain itu, senam juga melatih kedisiplinan, kekompakan, dan sportivitas serta membantu mengurangi stres dalam proses belajar mengajar sehingga suasana sekolah menjadi lebih ceria.
Sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, warga sekolah juga melaksanakan kegiatan gotong royong di mana guru dan murid bersama-sama membersihkan seluruh area sekolah.
Bagi sekolah, kegiatan tersebut juga memiliki nilai pendidikan. Murid tidak hanya diajak menjaga lingkungan secara fisik, tetapi juga belajar bekerja sama, saling membantu, dan bertanggung jawab terhadap ruang yang digunakan bersama.
Novia menegaskan, rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya SMK Al-Khoeriyah dalam membangun budaya sekolah yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik.
Baca Juga:STMIK DCI Dorong UMKM Sadulur Tasikmalaya Naik Kelas lewat AI dan Meta AdsSulalatul Huda, Warisan Terbesar dari Sang Kiai!
Menurutnya, kebiasaan hidup sehat, kepedulian terhadap lingkungan, dan hubungan yang baik antarwarga sekolah juga menjadi perhatian.
Kegiatan tersebut juga dinilai penting bagi murid karena menurutnya, pendidikan tidak hanya bertujuan mencerdaskan secara akademik, tetapi juga membentuk murid yang sehat secara fisik dan mental, berkarakter baik, peduli lingkungan, serta mampu membangun hubungan yang harmonis dengan warga sekolah.
