240 Becak Listrik Dibagikan ke Warga Lansia di Pangandaran, Berharap Minat Warga Meningkat

Becak listrik pangandaran
Deretan 240 unit becak listrik dibagikan di pendopo bupati Pangandaran, Senin (28/9/2026). (Deni Nurdiansah/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Sebanyak 240 unit becak listrik pemberian Presiden Prabowo Subianto, akhirnya dibagikan kepada Warga Kabupaten Pangandaran Senin (28/9/2026). Di tengah minimnya pengguna jasa becak, modernisasi ini diharapkan bisa meningkatkan minat warga.

Sebagai penerima manfaat, pengayuh becak di Pangandaran mengaku bersyukur, karena tidak perlu lagi mengayuh becak secara manual.

Seorang pengayuh becak asal Cijulang Yaya (76) mengatakan, dia sudah puluhan tahun mencari rezeki dengan mengayuh becak. Namun kondisinya saat ini sudah berubah 180 derajat. “Sekarang sepi, ada yang mau naik becak juga tidak tiap hari,” katanya kepada Radar.

Baca Juga:Tiket Prioritas Kursi Dewas!Industri Kopi Kota Tasikmalaya Makin Potensial, Barista Jadi Peluang Lapangan Kerja

Pria yang kerap mangkal di lapang Cijulang ini, mengaku sering beralih profesi ketika orderannya sepi. “Kadang jadi tukang metik kelapa, bertani, bangunan,” ujarnya.

Yaya mengatakan, ketika ada kabar bahwa dirinya dapat bantuan becak listrik, ia cukup senang. Namun disisi lain, hal itu juga kurang berpengaruh pada kondisi usahanya saat ini. “Ya mudah-mudahan saja bermanfaat, walaupun yang mau naik becak juga makin sedikit,” katanya.

Bupati Pangandaran, Hj. Citra Pitriyami, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden atas penyaluran 240 unit becak listrik gratis bagi warga Pangandaran berusia 50 tahun ke atas.

“Kami berharap masyarakat yang belum menerima bisa mendapatkan giliran pada tahap berikutnya,” ungkapnya.

Citra juga mengimbau para penerima agar merawat dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal, serta menegaskan larangan keras untuk menyewakan maupun memperjualbelikannya.

Direktur Operasional Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Brigadir Jenderal TNI (Purn.) Sudarwo Aris Nurcahyo mengatakan becak tersebut mampu melintas sejauh 30 kilometer dalam sekali pengisian daya, dengan kecepatan maksimum berkisar 20 kilometer per jam.

“Laju kecepatanya setara dengan sepeda listrik pada umumnya. Ritme kecepatannya memang dirancang menyerupai kayuhan sepeda biasa, sehingga tidak dapat disepadankan dengan sepeda motor,” ujarnya.(Deni Nurdiansah)

0 Komentar