Perkuat Tata Kelola Data Pertanian, Dinas Pertanian Ciamis Rancang Aplikasi SI-PETANI

Pertanian ciamis
Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, Dadan Hardianto SHut MP, memberikan sosialisasi dan implementasi aplikasi SI-PETANI di Aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, Rabu (29/7/2026). (Istimewa)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis merancang aplikasi SI-PETANI (Sistem Informasi Pengelolaan Data Pertanian Terintegrasi) sebagai upaya memperkuat tata kelola data pertanian yang modern, presisi, dan transparan. Inovasi tersebut diharapkan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran guna mendukung kemandirian pangan daerah.

Rancangan tersebut diinisiasi Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, Dadan Hardianto SHut MP, melalui Aksi Perubahan bertajuk “Satu Data Pertanian Dalam Genggaman, Menuju Kemandirian Pangan”.

Program ini merupakan bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 yang diselenggarakan BKPSDM Kabupaten Ciamis.

Baca Juga:Deru Mesin Merawat Silaturahmi, Hamida Motor Community Indonesia Persiapkan Touring ke LampungLangkah Berani Asep Muslim: Tolak Baju Adat Baru, Dorong Efisiensi Anggaran DPRD Tasikmalaya

Menurut Dadan Hardianto, data pertanian yang cepat, akurat, dan terintegrasi menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan sektor pertanian.

Selama ini, data masih tersebar di berbagai bidang di lingkungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis sehingga berpotensi belum terekap secara real time dan menjadi kendala dalam optimalisasi program ketahanan pangan.

“Melalui inovasi aplikasi SI-PETANI, seluruh data pertanian mulai dari potensi lahan, komoditas, saran dan prasarana, kelembagaan petani, hingga distribusi bantuan akan terintegrasi dalam satu platform yang mudah diakses. Kita ingin mewujudkan konsep Satu Data Pertanian Dalam Genggaman agar intervensi kebijakan Pemkab Ciamis benar-benar tepat sasaran dan berujung pada kemandirian pangan daerah,” katanya kepada Radar, Jumat (31/7/2026).

Melalui aplikasi tersebut, seluruh informasi pertanian akan dihimpun dalam satu sistem sehingga memudahkan pemerintah dalam menyusun perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program berbasis data yang valid.

Selain mendukung kebutuhan pemerintah, SI-PETANI juga diharapkan mempermudah petani, penyuluh pertanian, serta para pemangku kepentingan di Kabupaten Ciamis dalam mengakses informasi secara transparan dan akuntabel.

“Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam mendorong percepatan digitalisasi sektor publik serta memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah berbasis data yang valid,” ujarnya.

Aksi Perubahan tersebut akan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari penguatan regulasi internal, integrasi basis data, pengujian sistem SI-PETANI, hingga sosialisasi secara masif kepada para pemangku kepentingan dan kelompok tani di Kabupaten Ciamis. (riz)

0 Komentar