Industri Herbal Tasikmalaya Dinilai Menjanjikan, DPRD Jabar Dorong UMKM Naik Kelas

UMKM herbal Tasikmalaya
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, Budi Mahmud Saputra saat berbincang-bincang dengan Komisaris PT Global Heksa Natura, Nunu Nugraha, Rabu (10/6/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Potensi industri herbal berbasis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Tasikmalaya mendapat perhatian Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, Budi Mahmud Saputra.

Rabu (10/6/2026), ia mengunjungi PT Global Heksa Natura di Jalan KH Tubagus Abdullah RT 07 RW 02, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Purbaratu.

Perusahaan berbentuk Perseroan Terbatas (PT) yang telah mengantongi izin BPOM tersebut memproduksi berbagai produk kosmetik seperti bodycare dan skincare, serta obat bahan alam berupa obat tradisional dan kapsul herbal.

Baca Juga:Harga Pertamax Melonjak Rp16.250 per Liter, Warga Tasikmalaya Mulai Melirik Pertalite LagiStatus Baru, Amanah Baru: Universitas Islam Tasikmalaya Perluas Jejak Pengabdian

Dalam kunjungannya, Budi Mahmud Saputra meninjau langsung aktivitas produksi dan proses pengemasan yang dilakukan para pekerja.

Meski operasional perusahaan tersebar di beberapa bangunan rumah yang berdekatan, aktivitas industri tetap berjalan dengan melibatkan masyarakat sekitar.

PT Global Heksa Natura diketahui berdiri sejak 2014 dan telah beberapa kali melakukan perubahan akta perusahaan.

Aktivitas usaha sempat terhenti selama sekitar dua tahun akibat pandemi Covid-19, sebelum kembali beroperasi pada pertengahan 2023.

Perusahaan tersebut memilih fokus pada pengembangan produk, legalitas, dan proses produksi.

Sementara pemasaran dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah perusahaan yang telah memiliki jaringan pasar, mulai dari sistem multilevel marketing hingga digital marketing.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Budi Mahmud Saputra, menilai keberadaan industri herbal tersebut memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

Baca Juga:Dewan Pendidikan Kota Tasikmalaya Belum Terbentuk, PGM Sindir Komitmen PemkotSPMB SMP di Kota Tasikmalaya Dibuka, 7.392 Kursi Negeri Siap Diperebutkan Lewat Empat Jalur Seleksi

Terlebih, selain menghasilkan produk kesehatan berbahan alam, usaha tersebut juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

“Saya melihat potensi UMKM ini sangat positif dan harus terus diberdayakan. Bahkan harus mendapat dukungan karena manfaatnya besar, apalagi bergerak di bidang herbal,” ujarnya kepada Radar.

Menurut dia, seluruh pemangku kepentingan perlu memberikan perhatian dan dukungan terhadap industri herbal lokal agar mampu tumbuh lebih kuat.

Kehadiran usaha seperti ini dinilai menjadi contoh bahwa sektor UMKM tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial melalui penyerapan tenaga kerja.

“Banyak manfaatnya, terutama mampu menyerap tenaga kerja. Herbal juga menjadi produk yang sangat dibutuhkan masyarakat karena berbasis bahan alam dan bermanfaat untuk kesehatan,” terangnya.

0 Komentar