Industri Herbal Tasikmalaya Dinilai Menjanjikan, DPRD Jabar Dorong UMKM Naik Kelas

UMKM herbal Tasikmalaya
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PAN, Budi Mahmud Saputra saat berbincang-bincang dengan Komisaris PT Global Heksa Natura, Nunu Nugraha, Rabu (10/6/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

Ia pun mendorong pelaku usaha untuk terus berinovasi dan memperluas manfaat produknya kepada masyarakat.

Di tengah persaingan industri yang semakin ketat, UMKM dinilai tidak cukup hanya bertahan, tetapi juga perlu mendapat ruang untuk berkembang.

Sementara itu, Komisaris PT Global Heksa Natura, Nunu Nugraha, yang didampingi Komisaris, Zenzen Zaenudin serta Direktur, Anjas Sugisworo, mengaku bersyukur atas kunjungan dan perhatian yang diberikan wakil rakyat terhadap industri yang sedang dirintis perusahaannya.

Baca Juga:Harga Pertamax Melonjak Rp16.250 per Liter, Warga Tasikmalaya Mulai Melirik Pertalite LagiStatus Baru, Amanah Baru: Universitas Islam Tasikmalaya Perluas Jejak Pengabdian

Menurut dia, meski saat ini masih berada dalam kategori UMKM, perusahaan memiliki target untuk meningkatkan skala usaha di masa mendatang.

Karena itu, dukungan pemerintah dinilai penting agar industri berbasis bahan alam dapat tumbuh lebih cepat.

“Kami berharap ke depan ada dukungan dari pemerintah agar perusahaan seperti kami bisa terus tumbuh dan berkembang. Visi kami adalah membangun industri kreatif yang fokus pada bahan alam dengan melibatkan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Ia menambahkan, konsep pemberdayaan masyarakat yang dijalankan perusahaan diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mengurangi angka pengangguran di daerah.

“Kedatangan Pak Budi menjadi motivasi bagi kami. Mudah-mudahan ada dukungan nyata untuk setiap kegiatan ekonomi kreatif yang kami jalankan sehingga manfaatnya bisa semakin dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Kunjungan tersebut menjadi sinyal positif bagi pelaku UMKM lokal. Sebab, industri herbal yang tumbuh dari lingkungan masyarakat dinilai tidak boleh hanya menjadi penonton di negeri sendiri, melainkan perlu naik kelas menjadi pemain yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas. (rezza rizaldi)

0 Komentar