Cardinale Diminta Singkirkan Ibrahimovic: AC Milan Tak Bisa Berjalan dengan Dua Garis Komando

Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kritik terhadap Zlatan Ibrahimovic terus bermunculan di tengah kekacauan yang melanda AC Milan.

Kali ini, jurnalis senior Italia Franco Ordine secara terang-terangan menyarankan pemilik klub Gerry Cardinale untuk menyingkirkan legenda asal Swedia tersebut jika memang menjadi penghambat proses pembangunan kembali Rossoneri.

Dalam tulisannya di MilanNews.it, Ordine mengungkapkan bahwa akar persoalan yang sedang dihadapi Milan saat ini bukan sekadar soal pelatih baru atau direktur olahraga baru.

Baca Juga:PSG Bidik Julian Alvarez, Marco Palestra Jadi Rebutan Inter Milan dan JuventusMark Iuliano Sindir Vlahovic: Pemain yang Tak Bangga Memakai Seragam Juventus Lebih Baik Pergi

Masalah utamanya adalah adanya dua pusat kekuasaan yang berjalan bersamaan di dalam klub.

Menurut Ordine, kondisi seperti itu sangat berbahaya bagi klub sebesar AC Milan yang sedang membutuhkan arah yang jelas setelah gagal lolos ke Liga Champions dan melakukan revolusi besar-besaran di level manajemen.

Ordine mengawali analisanya dengan mengingat kembali pertemuan Gerry Cardinale setelah kekalahan dari Cagliari yang memastikan Milan gagal lolos ke Liga Champions.

Dalam kesempatan itu, Cardinale disebut menyampaikan dua pesan penting.

Pertama, ia mengakui bahwa selama ini terlalu banyak mendelegasikan keputusan kepada orang lain dan berjanji akan mengambil langsung keputusan-keputusan penting di masa depan.

Kedua, ia menjanjikan bahwa dalam waktu tujuh hari struktur baru klub akan segera terbentuk dan para petinggi baru siap bekerja untuk mempersiapkan musim berikutnya.

Namun hingga kini situasi tersebut belum terwujud.

Milan masih belum memiliki struktur organisasi yang lengkap. Pelatih baru belum ditunjuk, direktur olahraga masih menjadi teka-teki, sementara sejumlah posisi strategis lainnya juga belum terisi.

Menurut Ordine, salah satu penyebab utama keterlambatan tersebut adalah munculnya perbedaan pandangan antara Cardinale dan Ibrahimovic mengenai arah proyek baru Milan.

Baca Juga:Panasnya Perebutan Kursi Presiden Real Madrid: Perez Umumkan Mourinho, Riquelme Janjikan Haaland dan RodriMatteo Bonetti: AC Milan dalam Bencana

Laporan media Italia bahkan menyebut telah terjadi sejumlah perdebatan sengit antara keduanya dalam beberapa hari terakhir terkait pemilihan figur-figur yang akan memimpin Rossoneri.

Bagi Ordine, keberadaan dua pusat keputusan dalam sebuah klub sepak bola merupakan resep menuju kegagalan.

Ia mengingatkan bahwa Milan pernah mengalami situasi serupa pada masa lalu ketika terjadi dualisme kepemimpinan di era akhir kepemilikan Silvio Berlusconi.

0 Komentar