TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kemampuan mengelola keuangan menjadi salah satu kecakapan hidup yang penting dikenalkan sejak usia dini. Kebiasaan sederhana seperti menyisihkan uang, membedakan kebutuhan dan keinginan, hingga memahami cara menggunakan uang secara bijak menjadi bagian dari literasi keuangan yang perlu dibangun sejak bangku sekolah dasar.
Kesadaran itu diterapkan SDN Perumnas Cisalak melalui pembiasaan menabung yang telah berjalan rutin setiap hari Selasa. Untuk mendukung kebiasaan tersebut, sekolah menjalin kerja sama dengan BPRS Al Madinah sejak tahun 2021 di mana perbankan itu menghadirkan layanan sementara (open table) di lingkungan sekolah, sehingga siswa dapat menyetorkan tabungannya secara langsung.
Kepala SDN Perumnas Cisalak, Yayah Komariah MPd, mengatakan, kegiatan menabung tidak hanya bertujuan mengajarkan siswa menyimpan uang, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter yang membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian.
Baca Juga:Defisit APBD Kota Tasikmalaya Membengkak Jadi Rp89,35 MiliarKUA–PPAS 2027 dan Ujian Keberpihakan Anggaran: Apakah Pagu OPD Sudah Mengikuti Prioritas?
“Di era saat ini, kemampuan mengelola keuangan merupakan salah satu kecakapan hidup (life skills) yang perlu diperkenalkan sejak dini agar anak terbiasa bersikap hemat, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu merencanakan penggunaan uang dengan bijaksana,” ujarnya.
Melalui kebiasaan menyisihkan sebagian uang saku secara rutin, siswa mulai dikenalkan pada cara mengelola uang secara sederhana.
Mereka belajar memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, membangun kesabaran dalam mencapai tujuan, serta memahami bahwa kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan manfaat di masa depan.
Yayah menuturkan, pembiasaan menabung juga menjadi sarana untuk menanamkan sejumlah nilai karakter kepada siswa. Di antaranya kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, hingga kemampuan merencanakan penggunaan uang sesuai kebutuhan.
“Pembiasaan menabung menjadi salah satu bentuk pendidikan karakter yang dapat melatih kedisiplinan, kesabaran, kejujuran, serta tanggung jawab peserta didik,” katanya.
Tidak hanya menyasar siswa, upaya memperkuat literasi keuangan juga melibatkan orang tua. Pada Selasa (4/8/2026), BPRS Al Madinah memberikan sosialisasi kepada orang tua mengenai layanan Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) sekaligus edukasi tentang pentingnya membangun kebiasaan mengelola keuangan sejak dini dalam lingkungan keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, orang tua diberikan pemahaman mengenai cara mendampingi anak mengelola uang saku, membedakan kebutuhan dan keinginan, membangun budaya menabung, mengenalkan layanan perbankan, hingga menjaga keamanan dalam melakukan transaksi keuangan.
