Denzel Dumfries dan Nico Paz Ajang Balas Dendam Mourinho ke Inter Milan

Jose Mourinho
Jose Mourinho Foto: Tangkapan layar Instagram@josemourinho
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Denzel Dumfries tampaknya benar-benar berada di ambang perpisahan dengan Inter Milan.

Bek sayap asal Belanda itu dikabarkan semakin dekat bergabung dengan Real Madrid setelah mendapat restu langsung dari pelatih anyar Los Blancos, José Mourinho.

Media Italia bahkan menyebut langkah Real Madrid merekrut Dumfries sebagai bagian dari “balas dendam” Mourinho terhadap mantan klubnya, Inter Milan.

Baca Juga:Dugarry Tuding Gaya Main Arsenal Seperti Sekumpulan Badut: Arteta Mengkhianati Identitas KlubDumfries Selangkah Lagi Gabung Real Madrid, Inter Bidik Marco Palestra

Jika transfer ini benar-benar terwujud, maka perjalanan Dumfries bersama Nerazzurri akan berakhir setelah lima musim penuh prestasi dan pengabdian.

Momen terakhir yang membekas bagi para pendukung Inter terjadi pada 17 Mei lalu saat Nerazzurri bermain imbang 1-1 melawan Hellas Verona di San Siro.

Meski hanya duduk di bangku cadangan, Dumfries terlihat mencium lambang klub di jersey yang dikenakannya saat perayaan Scudetto.

Gestur tersebut kini dianggap sebagai salam perpisahan kepada para tifosi Inter.

Padahal, ketika pertama kali datang dari PSV Eindhoven pada musim panas 2021, Dumfries tidak langsung mendapat sambutan hangat.

Ia direkrut untuk menggantikan Achraf Hakimi yang dijual ke Paris Saint-Germain setelah membawa Inter meraih Scudetto bersama Antonio Conte.

Banyak pihak meragukan kemampuannya pada masa-masa awal. Namun seiring berjalannya waktu, Dumfries berhasil membungkam kritik dan menjelma menjadi salah satu pemain paling penting dalam skuad Inter.

Baca Juga:Ibrahimovic Cuti Panjang, Bergomi Ingatkan Pesan Paolo MaldiniDavide Torchia: Juventus Bisa Jual Semua Pemain Kecuali Yildiz

Statistiknya berbicara banyak. Dalam 207 pertandingan bersama Nerazzurri, Dumfries mencatatkan 27 gol dan 28 assist. Ia turut membantu Inter meraih dua gelar Serie A, tiga Coppa Italia, tiga Supercoppa Italiana, serta tampil dalam dua final Liga Champions.

Meski memiliki peran penting, Inter tampaknya tidak bisa berbuat banyak untuk mempertahankan Dumfries.

Penyebabnya adalah klausul pelepasan dalam kontrak sang pemain yang relatif rendah.

Saat memperpanjang kontraknya pada November 2024, Dumfries mendapatkan klausul pelepasan senilai 20 juta euro atau sekitar Rp400 miliar (kurs Rp20.000 per euro).

Nominal tersebut dinilai sangat murah untuk pemain dengan pengalaman dan kualitas seperti Dumfries.

Menurut berbagai laporan di Italia, Mourinho telah meyakinkan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, untuk segera mengaktifkan klausul tersebut.

Real Madrid melihat Dumfries sebagai solusi ideal untuk memperkuat sektor kanan pertahanan sekaligus menambah kedalaman skuad dalam menghadapi musim yang padat.

0 Komentar