Dugarry Tuding Gaya Main Arsenal Seperti Sekumpulan Badut: Arteta Mengkhianati Identitas Klub

Christophe Dugarry
Christophe Dugarry Foto: Tangkapan layar Instagram
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kekalahan Arsenal dari PSG di final Liga Champions 2025/2026 memicu gelombang kritik tajam dari berbagai pihak.

Salah satu komentar paling pedas datang dari mantan penyerang Timnas Prancis, Christophe Dugarry, yang menyebut permainan tim asuhan Mikel Arteta layaknya “sekumpulan badut” karena memilih strategi yang terlalu defensif.

Arsenal harus mengubur mimpi meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub setelah kalah dari Paris Saint-Germain di final yang berlangsung di Budapest.

Baca Juga:Ibrahimovic Cuti Panjang, Bergomi Ingatkan Pesan Paolo MaldiniDavide Torchia: Juventus Bisa Jual Semua Pemain Kecuali Yildiz

The Gunners sebenarnya sempat unggul cepat melalui gol Kai Havertz pada menit keenam. Namun setelah itu mereka lebih banyak bertahan dan menyerahkan penguasaan bola kepada lawan.

PSG akhirnya mampu menyamakan kedudukan sehingga pertandingan berlanjut hingga babak tambahan waktu sebelum ditentukan melalui adu penalti. Dalam momen itulah Arsenal harus mengakui keunggulan wakil Prancis tersebut.

Dugarry menilai pendekatan yang diterapkan Arsenal sangat mengecewakan, terutama mengingat status mereka sebagai juara Premier League dan salah satu tim terbaik Eropa musim ini.

Dalam program Rothen S’enflamme di RMC Sport, mantan penyerang yang membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 itu tidak menahan kritiknya.

“Terus-menerus membuang bola dan mencoba mengulur waktu. Itu tidak bisa diterima dan sangat menjengkelkan. Mereka memberikan ilusi bahwa dengan bermain sesedikit itu, sebuah tim bisa memenangkan Liga Champions,” ujar Dugarry.

Menurutnya, Arsenal justru mengkhianati identitas klub yang selama bertahun-tahun dikenal dengan sepak bola menyerang dan atraktif.

Ia merasa tim London Utara itu datang ke final dengan rasa percaya diri yang berlebihan tetapi tidak menunjukkan keberanian bermain seperti biasanya.

Baca Juga:AS Roma Incar Mason Greenwood, Gasperini Izinkan Matias Soulé HengkangCalon Presiden Fenerbahce Janjikan Boyong Paolo Maldini dan Antonio Conte

“Saya melihat mereka seperti sekumpulan badut. Mereka datang dengan ego yang terlalu besar, dengan Arteta yang mengatakan mereka akan mengalahkan PSG,” kata Dugarry.

“Saya senang Arsenal akhirnya kalah. Jika mereka benar-benar ingin menjadi juara, mereka harus mulai bermain sepak bola. Ini bukan Arsenal yang saya kenal. Klub ini memiliki sejarah besar, memiliki warisan dan gaya bermain yang khas. Mereka tidak bisa bermain seperti itu. Itu mustahil,” lanjutnya.

0 Komentar