RADARTASIK.ID – Legenda Inter Milan dan tim nasional Italia, Beppe Bergomi, memberikan pandangannya mengenai situasi yang sedang terjadi di AC Milan.
Di tengah revolusi besar yang dilakukan pemilik klub Gerry Cardinale setelah kegagalan Rossoneri lolos ke Liga Champions, Bergomi menilai perubahan memang diperlukan, tetapi harus disertai visi yang jelas dan kemampuan membangun kembali klub dari fondasi yang kuat.
Dalam wawancara dengan MilanNews.it, Bergomi menyoroti keputusan manajemen AC Milan yang melakukan perombakan besar-besaran di level teknis dan organisasi.
Baca Juga:Davide Torchia: Juventus Bisa Jual Semua Pemain Kecuali YildizAS Roma Incar Mason Greenwood, Gasperini Izinkan Matias Soulé Hengkang
Menurutnya, ketika sebuah klub gagal mencapai target utama, perubahan sering kali menjadi konsekuensi yang tidak bisa dihindari.
“Ketika Anda gagal mencapai sebuah tujuan, tentu perlu ada keputusan yang diambil. Keputusan itu mungkin menyakitkan, tetapi menurut saya memang harus dilakukan. Apakah keputusan tersebut benar atau salah, waktu yang akan menjawabnya,” kata Bergomi.
Namun, pria yang menjadi ikon Inter Milan itu mengingatkan bahwa pergantian personel semata tidak cukup untuk membawa Milan kembali ke jalur kesuksesan.
Baginya, perubahan harus menjadi momentum untuk melakukan inovasi dan membangun sesuatu yang benar-benar baru.
Milan Harus Belajar dari Era Berlusconi
Bergomi kemudian mengingat kembali salah satu titik balik terbesar dalam sejarah AC Milan, yakni ketika Silvio Berlusconi mengambil alih klub dan mempercayakan proyek besar kepada Arrigo Sacchi pada akhir 1980-an.
Menurutnya, keberanian Berlusconi menghadirkan ide baru menjadi salah satu faktor utama yang mengubah Milan menjadi kekuatan dominan di Italia dan Eropa.
“Saya sudah berusia cukup tua untuk mengingat era Giuseppe Farina. Kemudian datang Berlusconi yang membawa Arrigo Sacchi dan menghadirkan inovasi besar. Itulah yang mengubah sejarah Milan,” ujarnya.
Baca Juga:Calon Presiden Fenerbahce Janjikan Boyong Paolo Maldini dan Antonio ConteMedia Italia: Ralf Rangnick Kunci Ibrahimovic Jadi Bos AC Milan
Meski mengakui bahwa sepak bola modern jauh lebih kompleks dibandingkan masa lalu, Bergomi menilai kondisi yang sedang dihadapi Milan saat ini juga bisa menjadi peluang besar.
“Tentu saja sekarang lebih sulit menghadirkan sesuatu yang benar-benar baru karena pengetahuan sepak bola sudah berkembang sangat luas. Tetapi ini tetap menjadi kesempatan bagi Milan untuk memulai kembali dengan cara yang berbeda,” lanjutnya.
