RADARTASIK.ID – Bursa transfer musim panas diprediksi akan menjadi momen penting bagi Juventus dalam membangun kembali kekuatan tim setelah menutup musim di posisi keenam klasemen.
Kondisi tersebut membuat manajemen Bianconeri harus berhitung cermat dalam menyusun strategi transfer, baik dalam hal penjualan maupun pembelian pemain.
Pandangan itu disampaikan agen pemain asal Italia, Davide Torchia, dalam wawancaranya dengan Radio Bianconera.
Baca Juga:Donyell Malen Senjata AS Roma Datangkan Julian Brandt, Inter Tolak Tawaran Rekrut Alaba dan Harry MaguireAllegri Disarankan Gembosi AC Milan: Tukar Adrien Rabiot dengan Kevin De Bruyne
Menurutnya, Juventus harus lebih dulu melepas beberapa pemain sebelum dapat bergerak agresif di pasar transfer.
Torchia menjelaskan bahwa posisi Juventus yang hanya finis di peringkat keenam akan sangat memengaruhi kemampuan klub dalam melakukan investasi pemain baru.
Selain faktor prestasi, kondisi keuangan dan aturan akuntansi sepak bola modern juga menjadi pertimbangan utama.
“Menjual pemain untuk kemudian berinvestasi kembali sangat penting. Juventus datang dari musim yang berakhir di posisi keenam dan itu akan memengaruhi seluruh operasi transfer,” ujar Torchia.
Ia menambahkan bahwa mekanisme finansial dalam sepak bola saat ini sangat rumit.
Klub harus memperhatikan berbagai indikator keuangan, termasuk likuiditas dan nilai aset pemain dalam neraca keuangan.
Menurutnya, tidak semua pemain dapat dijual dengan mudah. Ada situasi di mana klub justru lebih baik mempertahankan seorang pemain daripada menjualnya dengan harga yang lebih rendah dari nilai yang tercatat dalam pembukuan.
Baca Juga:Spalletti Minta Juventus Rekrut Brahim DiazUltras AC Milan Sebut Cardinale Penghisap Darah, Ibrahimovic Tukang Sabotase
“Jika sebuah klub membeli pemain dengan harga tertentu, sering kali mereka tidak bisa menjualnya di bawah nilai tersebut tanpa menimbulkan kerugian finansial. Dalam banyak kasus, lebih menguntungkan untuk mempertahankannya,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Torchia juga menyinggung masa depan striker Serbia, Dusan Vlahovic, yang terus menjadi bahan spekulasi menjelang dibukanya jendela transfer.
Ia menyebut kasus Vlahovic cukup unik karena sang pemain kini tidak lagi menggunakan jasa agen profesional.
Pengelolaan kariernya saat ini lebih banyak ditangani oleh keluarganya, terutama sang ayah.
“Dusan tidak lagi memiliki agen. Ayahnya selalu menjadi sosok yang mengambil keputusan utama dan sekarang dialah yang mengelola semuanya,” kata Torchia.
