BANJAR, RADARTASIK.ID – Mobil dinas berpelat Z 18 X milik Pemerintah Kota Banjar menjadi sorotan setelah diduga ugal-ugalan di Jalan Raya Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, dan viral di media sosial.
Mobil dinas tersebut dilaporkan terlibat kecelakaan dengan menabrak bagian belakang mobil pikap di Jalan Raya Cihaurbeuti, Kamis (14/5/2026) siang. Setelah kejadian, pengemudi mobil dinas disebut melarikan diri dari lokasi.
Pengemudi mobil pikap diketahui bernama Muhamad Sukron Hasan. Ia menjadi korban tabrak lari setelah mengantar domba dari Jakarta dan hendak pulang ke Banjarsari.
Baca Juga:39 Tahun Wali Kota Tasikmalaya: Saatnya Menjawab Ekpektasi!Panas 43 Derajat Tak Surutkan Kekhusyukan Jamaah Haji asal Kota Tasikmalaya!
Menanggapi kejadian tersebut, Wali Kota Banjar, H Sudarsono, mengaku telah menerima laporan beserta rekaman video yang memperlihatkan mobil dinas dikejar pengemudi mobil pikap.
“Informasi dan bukti video sudah saya terima, tapi untuk penjelasan lebih mendalam belum bisa mengeluarkan pernyataan resmi. Karena belum memeriksa sang supir,” ucapnya Jumat (15/5/2026).
Insiden tersebut dinilai mencoreng citra ASN karena kendaraan yang digunakan merupakan mobil dinas milik Pemkot Banjar. Mobil dinas itu diketahui merupakan kendaraan operasional Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Banjar.
Saat kejadian, mobil dinas tersebut sedang dalam perjalanan pulang dari arah Bandung menuju Kota Banjar dan dikemudikan oleh sopir. Mobil dinas itu diketahui digunakan untuk keperluan pribadi, yakni menjenguk anak kepala dinas yang dikabarkan mengalami kecelakaan.
“Kita akan menindaklanjuti persoalan ini segera, setelah proses klarifikasi selesai dilakukan,” jelasnya.
Wali Kota Banjar menyebut pihaknya akan memanggil pihak terkait untuk meminta klarifikasi agar tidak terjadi kekeliruan dalam penyampaian informasi kepada publik.
Sementara itu, melalui video klarifikasi, pengemudi mobil dinas Z 18 X, Sopian Abdurahman Maulana, menyampaikan permohonan maaf kepada pengemudi mobil pikap dan masyarakat. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk penyesalan atas kegaduhan yang ditimbulkan dan membahayakan pengguna jalan lain.
Baca Juga:Dapur MBG dan Iuran yang Berbisik di Kabupaten Tasikmalaya!Rangkap Sopian!
“Saya, Sofyan Abdurrahman Maulana pengemudi Z 18 X, memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada saudara Sukron dan masyarakat Indonesia atas kekhilafan saya selama di perjalanan,” ucap Sofian dalam video klarifikasi Jumat (15/5/2026).
Sofyan berharap kejadian tersebut menjadi teguran bagi dirinya agar lebih berhati-hati saat berkendara di jalan raya. (Anto Sugiarto)
