Rangkap Sopian!

sofian
Sofian Zainal Mutaqien, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya.
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Saya tertegun. Nama itu kembali muncul di meja birokrasi Kota Tasikmalaya: Sofian Zainal Mutaqien.

Baru enam bulan duduk sebagai Kepala Dinas UMKM Perindag.

Belum lama. Belum terlalu jauh waktunya untuk diukur habis-habisan kinerjanya. Ia resmi diangkat menjadi Kadis UMKM Perindag pada Jumat, 31 Oktober 2025.

Masih hangat. Masih seumur jagung.

Tapi tiba-tiba, tanpa banyak bunyi, tanpa suara gaduh, namanya kembali muncul. Kali ini di kursi lain. Kursi yang berbeda dunia: pertanian.

Baca Juga:Diky Candra Jangan Sekadar Jaga TokoBea Cukai Jabar Sita 2 Juta Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Maung Padjajaran

Ia ditunjuk menjadi Plt Kepala Dinas Pertanian Kota Tasikmalaya. Menggantikan Hj Ely Suminar yang sedang cuti besar tiga bulan. Alasannya sederhana. Mengurus anak di luar negeri. Jauh. Sampai ke Jerman.

Yang tidak sederhana justru cara penunjukannya. Tidak ada pengumuman. Tidak ada pelantikan. Tidak ada sosialisasi.

Tahu-tahu sudah menjabat. Diam-diam. Halus. Mulus. Seolah semua sudah terskenario dengan rapi. Dengan senyum kecil yang tak terdengar.

Pertanyaan mulai muncul. Kenapa harus Sopian? Apakah karena kinerjanya dianggap baik selama enam bulan memimpin UMKM Perindag? Atau karena ia masih muda? Atau karena ia dianggap menguasai dua dunia sekaligus perdagangan dan pertanian? Atau… karena ia spesial?

Spesial di mata pimpinan. Pimpinan siapa?

Entah. Yang jelas, bukan hal biasa seorang kadis yang baru enam bulan duduk, lalu langsung dipercaya merangkap dinas lain yang karakternya sangat berbeda.

UMKM Perindag itu urusan pasar, distribusi, pedagang, ekonomi rakyat. Pertanian itu soal sawah, pupuk, panen, dan nasib petani. Dua dunia. Dua napas birokrasi.

Tapi jangan salah. Masalahnya bukan di Sopian. Ia prajurit birokrasi. Kalau diperintah, ia siap. Kalau ditugaskan, ia berangkat. Yang menjadi sorotan adalah tangan yang menunjuk.

Baca Juga:MAN 1 Tasikmalaya Berjaya di Olimpiade PPKN Ke-IX 2026 Tingkat NasionalEmpat Korban Penyiraman Air Keras Masuk Ruang Operasi RSUD dr Soekardjo Kota Tasik, dr Titie Jelaskan Kondisi

Tangan yang memindahkan. Dari seorang senior. Dari Sang Maha Senior. Di birokrasi, kadang kemampuan bukan satu-satunya mata uang. Kepercayaan bisa lebih mahal. Kedekatan bisa lebih kuat. Atau bahkan—lebih dalam lagi—kesukaan.

Sopian sendiri bukan kadis sembarangan. Ia lahir dari sistem yang katanya paling modern di birokrasi: Manajemen Talenta.

0 Komentar