RADARTASIK.ID – AFC menjatuhkan denda kepada Persib dengan nominal mencapai Rp3,5 miliar.
Keputusan AFC tersebut tertanggal 13 Mei 2026. AFC Disciplinary and Ethics Committee menghukum Persib akibat insiden usai laga Persib vs Ratchaburi FC di Stadion GBLA, Rabu 18 Februari 2026.
Seperti diketahui, setelah laga leg 2 babak 16 besar AFC Champions League Two 2025-2026 tersebut, terdapat kerusuhan suporter dan aksi pitch invasion.
Peristiwa itu yang menjadi dasar AFC memberikan hukuman untuk Persib.
Baca Juga:Kejadian di Februari 2026 Lalu Berakibat Denda Rp3,5 Miliar untuk Persib, Klub Mengecam Tindakan OknumJadwal Persib dan Borneo FC pada Pekan 33 dan 34 Super League
Tak hanya sanksi denda, AFC menjatuhkan hukuman untuk Persib berupa larangan menyelenggarakan pertandingan kandang dengan penonton di kompetisi Asia.
Jadi, ketika Persib Bandung tampil di kompetisi Asia pada musim depan, maka beberapa laga kandang tak bisa dihadiri oleh penonton.
Hukuman itu membuat tim Maung Bandung berpotensi kehilangan pendapatan dari pertandingan.
Manajemen Persib menyampaikan tanggapannya terkait hukuman dari AFC Disciplinary and Ethics Committee.
Klub menghormati keputusan tersebut sebagai bentuk profesionalisme dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Namun, manajemen klub mengakui denda Rp3,5 miliar dan menyelenggarakan laga tanpa penonton merupakan kerugian yang sangat besar.
Pihak Persib menyayangkan adanya aksi tak bertanggung jawab yang dilakukan oleh segelintir oknum suporter.
Baca Juga:Persijap Jepara Penentu Juara Super League 2025-2026, Persib Punya Catatan MinorUnggul Head to Head dari Borneo FC Jadi Keuntungan Persib Menuju Juara yang Menyisakan 2 Laga Lagi
Karena itu, Persib harus menanggung kerugian secara materi dan reputasi. Bahkan, manajemen menilai ulah oknum tersebut turut mencoreng dukungan positif jutaan Bobotoh.
“(Hukuman) harus dipikul oleh klub serta jutaan Bobotoh lain yang selama ini menjaga Persib dengan penuh tanggung jawab dan kebanggaan. Situasi ini juga menjadi kerugian bagi sepak bola Indonesia, Jawa Barat dan Kota Bandung,” tulis Persib dalam keterangan resminya, Jumat 15 Mei 2026.
Klub menegaskan tindakan yang tak bertanggung jawab akan menghambat perjalanan tim yang sedang berupaya untuk meraih tujuan bersama.
Di tengah persaingan yang kian kompetitif, Persib mengharapkan dukungan positif agar bisa membawa sepak bola nasional ke level yang lebih tinggi.
Tim Pangeran Biru mengajak Bobotoh untuk menyalurkan dukungan dengan tertib dan bertanggung jawab demi kemajuan klub.
Persib telah merasakan dukungan positif dari Bobotoh turut menghadirkan prestasi yang membanggakan.
