RADARTASIK.ID – Ratusan alumni Pesantren Darussalam Ciamis dari berbagai daerah di Jabodetabek dan Banten berkumpul dalam reuni akbar dan pelantikan kepengurusan Ikatan Keluarga Alumni Darussalam (IKADA) di Padepokan Aswaja, Ciputat Timur, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung hangat dengan nuansa kekeluargaan yang kental, mempertemukan alumni lintas generasi dalam satu ruang silaturahmi dan konsolidasi gagasan.
Sejak pagi hari, area padepokan dipenuhi obrolan tentang pengalaman mondok, perjuangan para guru, hingga perjalanan pengabdian para alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang.
Baca Juga:Pemilik Toko SRC di Tasikmalaya Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan Rp 42 JutaBPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya Dorong Pekerja Mandiri Manfaatkan Diskon Iuran demi Perlindungan Kerja
Alumni yang hadir berasal dari kalangan akademisi, birokrat, pengusaha, pendidik, tokoh agama, hingga aktivis sosial.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang reuni, tetapi juga berkembang menjadi ruang penguatan jejaring sosial alumni pesantren.
Di tengah perubahan sosial yang terus berlangsung, alumni pesantren dinilai memiliki peran penting dalam menjaga nilai moral, memperkuat harmoni sosial, dan menghadirkan keteladanan di masyarakat.
Pembina IKADA Ciamis wilayah Jabodetabek dan Banten, Ahmad Tholabi Kharlie atau yang akrab disapa Kang Abie, menyampaikan bahwa alumni pesantren kini telah mengisi berbagai sektor penting dalam kehidupan nasional.
Menurutnya, kontribusi alumni pesantren sudah dirasakan dalam pembangunan masyarakat maupun kehidupan kebangsaan.
Ia menilai alumni pesantren telah menjadi penggerak sosial, penjaga moral publik, sekaligus rujukan dalam berbagai persoalan keumatan.
Sebagai Guru Besar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kang Abie menilai pesantren memiliki kekuatan besar dalam membentuk karakter, integritas, kedalaman ilmu, serta daya tahan sosial para santri.
Baca Juga:Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 50 Persen, Pekerja Mandiri Bisa Dapat Santunan Rp 42 JutaIndosat Ooredoo Hutchison Percepat Transformasi AI dan Umumkan Dividen Triliunan Rupiah
Menurutnya, modal tersebut menjadi fondasi penting bagi para alumni untuk terus berkontribusi di berbagai bidang kehidupan.
Ia juga menegaskan bahwa bangsa Indonesia membutuhkan kehadiran alumni pesantren yang mampu menghadirkan pemikiran, karya nyata, dan pengabdian sosial secara berkelanjutan.
Kang Abie menilai potensi besar yang dimiliki alumni pesantren perlu terus dirawat dan dikembangkan agar mampu memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan antarsesama alumni dalam semangat guyub, kompak, dan saling menguatkan.
Menurutnya, jejaring alumni pesantren merupakan modal sosial yang sangat besar apabila terus dipelihara dengan baik dan diarahkan untuk kemaslahatan masyarakat.
