RADARTASIK.ID – Atmosfer dingin dan penuh ketegangan menyelimuti Santiago Bernabéu saat Real Madrid menjamu Real Oviedo.
Meski Los Blancos berhasil menang 2-0, suasana di tribun justru memperlihatkan kemarahan besar para pendukung terhadap klub, pemain, hingga presiden klub, Florentino Pérez.
Musim tanpa gelar membuat fans Madrid kehilangan kesabaran. Kekalahan menyakitkan dari Barcelona di El Clasico sebelumnya memastikan gelar LaLiga melayang ke tangan rival abadi mereka.
Baca Juga:Tare Terancam Dipecat, Ibrahimovic Ingin Bangun AC Milan Versinya Sendiri3 Skenario Revolusi AC Milan Musim Depan: Galliani Pulang, Allegri Bertahan
Situasi itu membuat laga melawan Oviedo terasa lebih seperti pelampiasan emosi daripada perayaan kemenangan.
Sebelum pertandingan dimulai, kemarahan fans sudah terlihat jelas di luar stadion. Sejumlah spanduk bernada protes ditujukan langsung kepada Florentino Perez.
Para suporter mengecam kebijakan sang presiden, terutama terkait dukungannya terhadap proyek Liga Super Eropa serta kedekatannya dengan sejumlah tokoh kontroversial di internal klub.
Beberapa hari sebelumnya, Perez juga memicu polemik lewat pernyataannya yang menyerang media, ultras, hingga calon rival politiknya di Madrid.
Ia bahkan kembali menyinggung kasus Negreira yang melibatkan Barcelona.
Situasi memanas ketika kamera televisi menangkap momen Florentino Perez terlihat beradu argumen dengan beberapa penggemar di tribun VIP Bernabeu.
Ketegangan itu semakin nyata ketika pada menit ke-10 pertandingan, sebuah spanduk bertuliskan “Florentino vete ya” atau “Florentino pergi sekarang juga” muncul di tribun stadion.
Petugas keamanan langsung bergerak cepat mencopot spanduk tersebut.
Namun tak lama kemudian, spanduk lain dengan pesan serupa kembali muncul di dekat sudut lapangan sebelum akhirnya ikut diamankan.
Baca Juga:Moggi Bocorkan Perebutan Kekuasaan Petinggi AC Milan: Allegri Diritik Usai Bertengkar dengan IbrahimovicFenerbahce Ingin Bawa Paolo Maldini Untuk Patahkan Dominasi Galatasaray
Semua itu menjadi bukti bahwa hubungan antara Perez dan sebagian fans Madrid mulai retak.
Vinicius dan Mbappe Jadi Sasaran Cemoohan
Bukan hanya manajemen klub yang menjadi target kemarahan. Para pemain Madrid juga merasakan tekanan besar dari publik Bernabeu.
Saat para pemain keluar untuk melakukan pemanasan, terdengar siulan dan cemoohan dari tribun meski stadion belum sepenuhnya terisi.
Ketika susunan pemain diumumkan, reaksi negatif semakin keras terdengar.
Vinícius Júnior menjadi salah satu pemain yang paling banyak dicemooh. Namun sorotan terbesar tertuju kepada Kylian Mbappé.
