RADARTASIK.ID – Situasi internal AC Milan kembali memanas menjelang berakhirnya musim.
Di tengah perjuangan Rossoneri mengamankan tiket Liga Champions, isu revolusi besar di tubuh klub semakin kuat terdengar.
Nama Igli Tare yang baru masuk ke proyek manajemen Milan justru kini dikabarkan berada dalam posisi tidak aman.
Baca Juga:3 Skenario Revolusi AC Milan Musim Depan: Galliani Pulang, Allegri BertahanMoggi Bocorkan Perebutan Kekuasaan Petinggi AC Milan: Allegri Diritik Usai Bertengkar dengan Ibrahimovic
Sementara itu, Zlatan Ibrahimovic disebut ingin mengambil kendali lebih besar demi membangun “Milan versinya sendiri”.
Laporan dari Sky Sport Italia menyebutkan bahwa pemilik klub Gerry Cardinale sedang mempertimbangkan sejumlah perubahan besar di level manajemen dan teknis.
Semua opsi terbuka, mulai dari pergantian direktur olahraga, restrukturisasi kekuasaan internal, hingga perubahan arah proyek olahraga klub.
Situasi tersebut memperlihatkan bahwa Milan belum benar-benar menemukan keseimbangan sejak kepergian Paolo Maldini beberapa musim lalu.
Dalam beberapa pekan terakhir, Ibrahimovic dikabarkan semakin aktif dalam urusan internal klub.
Sebagai penasihat senior RedBird, mantan striker asal Swedia itu ingin memiliki pengaruh lebih besar dalam pembangunan skuad dan arah teknis tim.
Sky Sport menyebut Ibrahimovic telah menggelar beberapa pertemuan dengan Geoffrey Moncada dan sejumlah petinggi klub lainnya untuk menyusun struktur baru Milan musim depan.
Baca Juga:Fenerbahce Ingin Bawa Paolo Maldini Untuk Patahkan Dominasi GalatasarayReal Madrid Incar Kenan Yildiz, Juventus Disarankan Minta Nico Paz
Pria berusia 44 tahun itu diyakini ingin membangun tim dengan karakter yang lebih kuat, penuh mentalitas juara, dan memiliki identitas yang jelas.
Karena itulah, ia mendorong hadirnya orang-orang yang dianggap sejalan dengan visinya.
Salah satu nama yang muncul adalah Fabio Paratici, mantan petinggi Juventus yang dikenal piawai membangun proyek kompetitif.
Jika skenario Ibrahimovic berjalan, maka Milan kemungkinan akan menjalani perombakan besar, termasuk dalam urusan transfer pemain dan struktur manajemen olahraga.
Di tengah manuver internal tersebut, posisi Igli Tare justru mulai dipertanyakan.
Padahal, mantan direktur olahraga Lazio itu sebelumnya dianggap sebagai sosok ideal untuk menghidupkan kembali kestabilan Milan setelah era Maldini.
Namun berbagai laporan menyebut Tare tidak benar-benar diberi kuasa penuh dalam mengambil keputusan strategis klub.
Kritik keras juga datang dari mantan direktur Juventus, Luciano Moggi. Dalam tulisannya di Libero, Moggi menyoroti kekacauan hubungan kekuasaan di tubuh Rossoneri.
