3 Skenario Revolusi AC Milan Musim Depan: Galliani Pulang, Allegri Bertahan

Adriano Galliani
Adriano Galliani Tangkapan layar Instagram @adrianogalliani_official
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Musim panas 2026 diprediksi menjadi salah satu periode paling menentukan bagi AC Milan.

Setelah musim yang penuh tekanan dan inkonsistensi, manajemen Rossoneri kini bersiap melakukan perubahan besar demi mengembalikan klub ke papan atas Eropa.

Di tengah perjuangan finis di zona Liga Champions, pemilik klub Gerry Cardinale dan grup RedBird disebut tengah menyusun peta baru untuk masa depan Milan.

Baca Juga:Moggi Bocorkan Perebutan Kekuasaan Petinggi AC Milan: Allegri Diritik Usai Bertengkar dengan IbrahimovicFenerbahce Ingin Bawa Paolo Maldini Untuk Patahkan Dominasi Galatasaray

Bukan hanya soal pelatih, tetapi juga menyangkut struktur manajemen, direktur olahraga, hingga arah proyek teknis klub.

Laporan Sky Sport Italia menyebut ada tiga skenario besar yang sedang dipertimbangkan.

Menariknya, ketiga skenario tersebut sama-sama membuka peluang berakhirnya peran Igli Tare di Milan, meski pria Albania itu baru masuk dalam proyek manajemen klub.

Situasi ini menandakan bahwa Cardinale benar-benar ingin membangun “Milan versinya sendiri” setelah kini lebih leluasa mengambil keputusan tanpa pengaruh besar dari Elliott Management.

Beberapa tahun terakhir, posisi Gerry Cardinale di Milan memang tidak sepenuhnya independen.

Meski RedBird menjadi pemilik klub, keberadaan vendor loan dari Elliott membuat Giorgio Furlani tetap memiliki pengaruh kuat dalam berbagai keputusan strategis.

Namun setelah proses refinancing selesai dilakukan beberapa bulan lalu, Cardinale kini berada dalam posisi yang jauh lebih kuat.

Baca Juga:Real Madrid Incar Kenan Yildiz, Juventus Disarankan Minta Nico PazTak Cocok dengan Tawaran Gaji Rp102 Miliar dari Juventus, Vlahovic Ditawarkan ke Atletico Madrid

Untuk pertama kalinya sejak mengambil alih klub, ia dapat menentukan arah Milan tanpa terlalu banyak intervensi eksternal.

Karena itulah, musim panas nanti dipandang sebagai titik awal revolusi besar Rossoneri.

Skenario Pertama: Revolusi Lembut ala Furlani

Skenario pertama dianggap sebagai opsi paling aman. Dalam rencana ini, Giorgio Furlani tetap bertahan sebagai CEO dan masih menjadi figur sentral dalam pengambilan keputusan klub.

Namun Milan akan mendatangkan direktur olahraga baru. Nama yang paling sering muncul adalah Tony D’Amico, sosok yang selama ini bekerja sangat baik bersama Atalanta.

Untuk kursi pelatih, Milan disebut tertarik kepada Vincenzo Italiano yang tampil impresif bersama Bologna.

Italiano dianggap cocok karena memiliki filosofi permainan menyerang dan agresif yang sesuai dengan identitas Milan.

0 Komentar