Dari Pesantren ke Panggung Nasional, Alumni Darussalam Disebut Penjaga Moral dan Sosial Bangsa

Darussalam
Ratusan alumni Pesantren Darussalam Ciamis dari berbagai daerah di Jabodetabek dan Banten berfoto bersama saat reuni akbar dan pelantikan kepengurusan Ikatan Keluarga Alumni Darussalam (IKADA) di Padepokan Aswaja, Ciputat Timur, Jumat (15/5/2026). 
0 Komentar

Dalam kesempatan yang sama, Pembina IKADA Pusat sekaligus pengasuh pesantren, Fadli Yani Ainusyamsi atau yang dikenal dengan sapaan Ang Icep, menyampaikan pesan tentang pentingnya kepemimpinan yang bertumpu pada akhlak, amanah, dan ketulusan dalam melayani umat.

Ia menjelaskan bahwa kepemimpinan dalam Islam selalu berkaitan dengan tanggung jawab moral dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, seorang pemimpin perlu hadir dengan hati yang bersih, penuh keikhlasan, dan memiliki kesediaan untuk melayani masyarakat secara sungguh-sungguh.

Baca Juga:Pemilik Toko SRC di Tasikmalaya Terima Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan Rp 42 JutaBPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya Dorong Pekerja Mandiri Manfaatkan Diskon Iuran demi Perlindungan Kerja

Ang Icep menuturkan bahwa pemimpin umat harus memiliki karakter adil, amanah, rendah hati, menghormati yang lebih tua, serta menjauhi sifat tamak.

Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga ketenteraman sosial dan memperkuat persatuan masyarakat.

Ia juga mencontohkan keteladanan Umar bin Khattab yang dikenal hidup sederhana dan dekat dengan rakyat kecil.

Dalam berbagai riwayat sejarah Islam, Umar disebut kerap turun langsung membantu masyarakat yang mengalami kesulitan sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap rakyatnya.

Selain itu, Ang Icep yang juga dosen di UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai kepemimpinan Islam kepada generasi muda pesantren.

Nilai tersebut meliputi tradisi menghormati guru, kasih sayang antarsesama, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Reuni akbar alumni Darussalam Ciamis itu memperlihatkan kuatnya jejaring sosial pesantren yang terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Baca Juga:Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 50 Persen, Pekerja Mandiri Bisa Dapat Santunan Rp 42 JutaIndosat Ooredoo Hutchison Percepat Transformasi AI dan Umumkan Dividen Triliunan Rupiah

Dari lingkungan pesantren lahir generasi yang bergerak di berbagai bidang kehidupan dengan membawa semangat keilmuan, pengabdian, dan keteladanan yang tumbuh dari tradisi panjang pendidikan Islam di Indonesia. (*)

0 Komentar