Menurut dia, pengelolaan pasar semestinya bertumpu pada kekuatan bersama, bukan dominasi individu atau kelompok tertentu.
Masukan dari berbagai pihak diperlukan agar kepentingan warga pasar dapat terakomodasi.
Melalui kegiatan tersebut, para pedagang dan pemangku kepentingan diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan spiritual, tetapi juga lmembangun komunikasi yang lebih terbuka dalam menghadapi tantangan perdagangan.
Baca Juga:AMI: Kritisnya Kapan-Kapan!Ketidakharmonisan Viman-Diky Jadi Sorotan, ASN Terancam Terjebak Kubu-Kubuan
Sebab, ketika daya beli melemah dan harga sejumlah komoditas bergerak naik, ketenangan hati memang penting.
Namun, kebersamaan dan ikhtiar nyata juga diperlukan agar harapan terhadap pasar yang lebih maju tidak berhenti sebatas doa. (rezza rizaldi)
