TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pesawatnya sudah mendarat. Penumpangnya belum bisa membeli tiket. Begitulah kabar terbaru rute penerbangan Jakarta–Tasikmalaya melalui Bandara Wiriadinata. Sabtu, 31 Oktober 2026, menjadi hari penting. Rimbun Air melakukan uji coba penerbangan perdana menggunakan pesawat ATR 72-600.
Pesawat berkapasitas 72 kursi itu terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) menuju Bandara Wiriadinata (TSY). Jadwalnya pagi. Pukul 07.00 WIB lepas landas dari Halim. Sekitar pukul 08.00 WIB sudah tiba di Tasikmalaya. Satu jam saja.
Waktu yang selama ini harus ditempuh warga Tasikmalaya untuk menuju Jakarta melalui perjalanan darat bisa dipangkas cukup banyak. Tetapi jangan buru-buru membuka aplikasi pemesanan tiket. Rute ini belum resmi dijual. Belum ada harga tiket yang bisa dipastikan. Jadwal penerbangan reguler pun belum diumumkan.
Baca Juga:BREAKING! Mantan Kapolri Jadi Tersangka: Sadap Presiden, Pejabat Negara, Tokoh Politik, Media, Ormas, dan LSMDosen Unsil Kenalkan Bahasa dan Budaya Indonesia di Thailand
Pemkot Tasikmalaya masih mematangkan sejumlah persiapan. Termasuk tarif, jadwal, dan perizinan dari Kementerian Perhubungan. Penjualan tiket nantinya direncanakan menggunakan sistem digital. Artinya, pesawat sudah memperkenalkan diri. Tetapi loket penjualannya belum dibuka.
Pertanyaan paling menarik tentu bukan lagi kapan pesawat terbang. Melainkan berapa harga tiketnya? Sebab, pesawat boleh saja punya 72 kursi. Tetapi kalau harga tiketnya terlalu tinggi, 72 kursi itu belum tentu terisi.
Kita bisa belajar dari sejarah penerbangan Tasikmalaya–Jakarta. Ketika rute ini pertama kali dibuka Wings Air pada 2017, tarifnya berada pada kisaran Rp240.000 untuk tarif batas bawah dan Rp660.000 untuk tarif batas atas.
Waktu itu masyarakat punya alternatif baru. Tidak perlu lagi selalu mengandalkan perjalanan darat. Sebelum pandemi, ketika rute ini dilayani Citilink maupun Wings Air, harga tiket sekali jalan Tasikmalaya–Halim di platform Traveloka bahkan pernah menyentuh sekitar Rp1 juta.
Angka itu tentu menjadi pertimbangan tersendiri bagi calon penumpang. Sekarang Rimbun Air datang dengan harapan baru. Pesawat ATR 72-600 berkapasitas 72 penumpang disiapkan untuk menghidupkan kembali konektivitas udara Tasikmalaya dengan Jakarta.
Tetapi ada satu pekerjaan rumah besar: menentukan harga yang masuk akal. Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan kalangan pengusaha sama-sama berharap tarif penerbangan dibuat terjangkau.
