TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Penataan Kompleks Dadaha Kota Tasikmalaya belum menunjukkan progres lanjutan alias jalan di tempat. Tim penataan masih melakukan kurasi untuk menyortir Pedagang Kaki Lima (PKL).
Rencananya PKL yang sebelumnya berjualan di area trek jogging menempati lokasi relokasi yang telah disiapkan pemerintah yakni di kawasan GOR Sukapura serta seberang gedung kesenian. Namun jumlahnya yang banyak membuat pemerintah tidak bisa mengakomodir semuanya.
Kepala UPTD Pengelola Dadaha, Dadang Ismail, mengatakan penataan kawasan Dadaha merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk menata kawasan tersebut agar lebih tertib dan memiliki fungsi yang lebih optimal. Terkait lokasi relokasi PKL, dia menyebutkan hingga saat ini belum ada keputusan final mengenai siapa saja yang akan menempati setiap lokasi.
Baca Juga:Ketua dan Sekretaris SC Mukota Kadin Kota Tasikmalaya Pamit !Mukota Kota Tasik Ditunda, Ada KADIN Jabar di Pusaran Cerita!
Namun, berdasarkan hasil komunikasi dan pembahasan bersama tim, para PKL yang sebelumnya mengikuti audiensi akan menjalani proses kurasi atau penyortiran. Menurutnya, dari total 179 PKL yang sebelumnya mengajukan untuk tetap beraktivitas di kawasan Dadaha, terdapat sejumlah persyaratan yang menjadi dasar dalam proses kurasi.
Salah satunya adalah ketentuan mengenai domisili dan aktivitas pedagang. Formulasi yang digunakan, yakni satu warga lokal, dua orang yang beraktivitas sehari-hari, serta satu warga Kota Tasikmalaya yang dapat dibuktikan dengan KTP.
“Dari ajuan 179 PKL, formulanya satu warga lokal, dua yang beraktivitas sehari-hari, dan satu warga Kota Tasikmalaya dengan menunjukkan KTP,” jelasnya.
Dadang menambahkan, permintaan sebagian PKL yang masih ingin berjualan pada Sabtu dan Minggu juga akan menjadi bagian dari proses kurasi.
Kurasi tersebut dilakukan untuk menentukan dan memprioritaskan PKL yang nantinya diperbolehkan menempati lokasi relokasi, khususnya mereka yang menjalankan aktivitas berjualan pada hari Senin hingga Jumat.
Dengan demikian, tidak seluruh PKL yang sebelumnya berjualan di kawasan joging track secara otomatis dapat menempati selter atau lokasi relokasi yang telah disiapkan.
“Untuk menempati selter yang sudah disiapkan, akan ada kurasi terlebih dahulu. Besok kami akan bertemu dengan ketua-ketua (PKL), selanjutnya akan digeser ke tiga lokasi,” ujarnya.
