GARUT, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kabupaten Garut bergerak cepat menangani musibah tenggelamnya Kapal Virgo yang melibatkan 22 warga Kecamatan Karangpawitan.
Dari jumlah tersebut, 11 orang dinyatakan selamat, dua orang meninggal dunia, sementara sembilan lainnya masih dalam pencarian. Seluruh korban diketahui berasal dari satu desa di kawasan Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa warganya. Ia juga telah menginstruksikan Dinas Sosial (Dinsos) Garut untuk mendampingi keluarga korban.
Baca Juga:Kasus "Pengepul" Calon Maba Unsoed Harus Jadi Pintu Masuk Bongkar Celah Korupsi Pendidikan di TasikmalayaDibidik Dunia Kerja, SMK Bhakti Kencana Tasikmalaya Perkuat Mutu Pendidikan
“Tentu saja kita prihatin, dan turut berduka cita kepada korban dari tenggelamnya Kapal Virgo ya,” ucapnya, Senin (14/9/2026).
Bupati mengatakan Dinsos mulai berkomunikasi dengan keluarga korban dan diminta segera mendatangi wilayah Karangpawitan untuk memastikan kondisi serta informasi terkait para korban.
“Hari ini mulai komunikasi, saya minta Dinsos untuk ke Karangpawitan, ini semua berasal dari 1 desa. Ini akan kita cari alasannya dengan tujuan apa mereka ke sana. Tapi yang pasti bekerja,” katanya.
Pemkab Garut juga menyiapkan tim untuk menjemput korban selamat dan memfasilitasi pemulangan jenazah. Saat ini, korban selamat masih berada di lokasi kejadian untuk mendapatkan perawatan medis setelah bertahan di laut selama dua malam.
“Tentu saja kita akan coba kirim orang ke sana, nanti akan dijemput. Sambil menunggu kabar, kita ada yang berangkat ke sana. Yang selamat masih di sana, masih dirawat karena itu kan sudah dua malam,” ungkap Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Garut, Marlinda, mengatakan pihaknya menerima laporan darurat terkait musibah tersebut pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
“Laporan progres penanganan Kapal Virgo, 13 September, terdapat 23 warga Garut yang berdomisili di kawasan Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Garut yang menjadi bagian dari kru atau penumpang kapal tersebut,” katanya.
Baca Juga:35 Tahun Primajasa: ETA, Disiplin, dan Jalan Pengabdian H. Amir MahpudPeriksa Saksi Tragedi Cilembang, Polres Tasikmalaya Kota Ungkap Fakta Begini
Berdasarkan data terakhir Dinsos Garut, 11 warga yang selamat yakni Rehan, Amo, Willy, Ehab, Akmal, Muhammad Iwan, Erik, Iki, Muhammad Agus, Fauzan, dan Fathir. Sementara sembilan warga yang masih dalam pencarian yakni Gilang Slamet Saputra, Iyus, M Rio Akbar Fadilah, Muhammad Fahri Nulhadin Hakim, Nurdin Suryanto, Rizky Nazril Ilham, Saepul Wahyudin, Salbi Ghifari Abizar R dan Usep Saepuloh
