TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mempercepat penanganan 32 ruas jalan yang dibiayai melalui pinjaman daerah dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Hingga awal September 2026, progres penanganan jalan tersebut disebut telah mencapai sekitar 70 persen.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya, Deden Ramdhan Nugraha, ST., MM., mengatakan capaian tersebut mencakup ruas jalan yang telah rampung 100 persen, dalam proses serah terima pekerjaan atau PHO, hingga ruas yang masih dikerjakan.
“Dari 32 ruas jalan yang rusak, sudah 70 persen selesai. Ada yang sudah selesai 100 persen, sebagian sedang proses PHO, dan sebagian lainnya masih dalam proses,” ujarnya.
Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Temui Warga di Cibeureum Kota TasikmalayaHUT ke-25, DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Komitmen Bersama Rakyat
Berdasarkan dokumen Daftar Ruas Pinjaman Kabupaten Tasikmalaya melalui PT SMI 2026, sebanyak 32 ruas masuk dalam prioritas penanganan. Total panjang jalan yang ditangani mencapai sekitar 70,865 kilometer.
Sejumlah ruas yang telah selesai diperbaiki di antaranya Jalan KH Umar Sanusi, Cisemplo-Karangdan, Warung Leugok-Cimanisan, Papayan-Cikalong, Puspahiang-Cimanggu, Cineam-Citalahab, Cineam-Rajadatu, Sukagalih-Ciponyo, serta Sukamantri-Pagerageung.
Nilai pembiayaan setiap ruas berbeda-beda sesuai kebutuhan penanganannya. Papayan-Cikalong mendapat alokasi Rp15 miliar, Ciwatin-Kalapagenep Rp36 miliar, KH Muhammad Syahbandi Rp5 miliar, Ciawi-Singaparna Rp6,5 miliar, dan Bojongkapol-Cikangkung Rp17,5 miliar.
Selanjutnya Sindangreret-Cidadap Rp12 miliar, Sukagalih-Ciponyo Rp3,4 miliar, Jamupu-Banjarwaringin Rp7 miliar, Gorowong-Singkup Rp7 miliar, serta Batulawang-Sukarame Rp5 miliar.
Kemudian Barengkok/Cisasah-Cibeber Rp5 miliar, Cikatomas-Cimedang Rp3 miliar, Cikawung-Jayamukti Rp7 miliar, Puspahiang-Mandalasari Rp7 miliar, dan Cineam-Singkup Rp3,6 miliar.
Untuk ruas Sukakerta-Setiawangi dialokasikan Rp8 miliar, Manonjaya-Salopa Rp6 miliar, Ciheras/Cipanas-Pametingan Rp7 miliar, serta Cirendeu-Cihanura Rp17,5 miliar.
Ruas lainnya yakni Puspahiang-Cimanggu Rp4,5 miliar, KH Umar Sanusi Rp4,4 miliar, Sukamantri-Pagerageung Rp2,75 miliar, Eureunpalay-Mertajaya Rp5 miliar, serta penanganan Blok Cigedang pada ruas Papayan-Cikalong sebesar Rp7 miliar.
Baca Juga:Pengayuh Becak di Manonjaya Terima Becak Listrik, Ini Pesan Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Jejen JenalMagnet Pilpres 2029 Menguat, Waketum Golkar Ahmad Doli Tangkap Sinyal dari AHY
Kemudian Genteng-Cikuya Rp3,5 miliar, Cisemplo-Karangdan Rp3 miliar, Cibeber-Sindangjaya (Cikadu) Rp3 miliar, Warung Leugok-Cimanisan Rp4 miliar, Cineam-Citalahab Rp4,6 miliar, Rancabakung-Bojongasih Rp3 miliar, Cineam-Rajadatu Rp4 miliar, serta Cibuntu-Pugeran Rp3 miliar.
Di sisi lain, peningkatan kualitas jalan menjadi bagian dari target Pemkab Tasikmalaya dalam memperbaiki kemantapan infrastruktur daerah. Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengatakan tingkat kemantapan jalan kabupaten mengalami peningkatan dalam kurun waktu sekitar satu tahun.
